Republik Palau akan meluluskan secara hukum, hotel baru yang berbintang lima saja. Dihimpun detikTravel dari berbagai media, Selasa (1/17/2017) Presiden Palau Tommy Remengesau, berencana merealisasikan hal tersebut.
Taktik baru ini merupakan bagian dari strategi pariwisata Republik Palau yang lebih mengedepankan kualitas daripada kuantitas. Diharapkan dengan adanya rencana ini akan mengurangi jumlah pengunjung dan hanya menarik wisatawan kaya saja!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ilustrasi Kepulauan Palau (Thinkstock) |
Investor yang datang ke Palau diharapkan akan membawa sendiri mengenai rancangan sistem tata kelola pengolahan air dan cadangan energi. Jika ada pembangunan infrastruktur seperti membuka jalan, maka investorlah yang akan mengerjakannya sendiri.
"Sebagai imbalannya, kami akan memberikan mereka keringanan pajak yang diperlukan dan pembebasan pajak bagi mereka," kata Presiden Remengesau.
Menurut beberapa laporan, peraturan perundang-undangan baru itu muncul sebagai akibat dari peningkatan pariwisata dari China selama beberapa tahun terakhir. Paket wisata dari negara ini melihat sejumlah besar pengunjung berasal dari China.
Pemerintah Palau mengklaim telah terjadi efek negatif pada lingkungan sejak adanya dua penerbangan ke Palau dari China. Ia mengatakan pula bahwa jumlah turis menurun dalam sementara waktu ini, namun belanja turis yang naik.
"Ini menegaskan arah pariwisata kami mengurangi dan menarik wisatawan yang menghabiskan uang lebih banyak yang setara dengan uang pajak. Kami akan ciptakan wisata yang berkualitas daripada kuantitas untuk membuat tujuan wista kelas atas dan bernilai tinggi," kata Remengesau.
Traveler tertarik mengunjungi aneka pulau eksotik di Palau. Ayo menabung dong untuk pelesir di sana! (msl/wsw)











































Ilustrasi Kepulauan Palau (Thinkstock)
Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Gara-gara Protes Penerbangan Delay, Warga 62 Ditahan Polisi KLIA