Dikumpulkan detikTravel dari banyak sumber, Selasa (17/1/2017) Museum ini adalah milik seorang kolektor miniatur buku bernama Zafira Salahova. Baru dibuka di tahun 2002, Museum ini disebut-sebut sebagai satu-satunya museum miniatur buku.
Seluruh buku ini kumpulkan selama lebih dari 30 tahun. Ternyata tak semua miniatur buku ini milik Salahova. Sebagian besar merupakan sumbangan dari para kolektor Ukraina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saking mininya, di sini ada buku berukuran peri lho! Bukan hanya ukuran, penulisnya pun beragam seperti karya Puskin, Dostoyevsky, Gogol, dan Chukovsky.
Untuk koleksi tertua, Salahova memiliki salinan miniatur Quran abad ke-17. Kalau yang paling tebal dan terkecil (6mm x 9mm) jatuh kepada buku Rusia dengan Judul 'Hal Paling Ajaib'. Buku ini hanay dapat dibaca menggunakan kaca pembesar.
Seluruh koleksi ini terdiri dari seluruh dunia. Tentu saja ditulis dalam berbagai bahasa termasuk Azeri, Rusia, Inggris, dan Jerman.
Apa ya alasan Salahova membuka museum ini? Ternyata Salahova ingin memotivasi generasi selanjutnya untuk terlibat membaca dan sastra.
Salahova juga telah menerbitkan beberapa buku miniatur buatannya, salah satunya Konstitusi Azerbaijan, yang juga dipamerkan di museum ini. (bnl/aff)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun