Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 12 Feb 2017 14:21 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Turis Muslim Meningkat, Korsel Siap Perbanyak Musala dan Tempat Makan Halal

Masaul K Ahmad
detikTravel
Seoul Central Mosque (Aghniya Khoiri/CNN Indonesia)
Seoul - Korea Selatan atau Korsel merupakan salah satu negara yang menjadi destinasi para traveler. Kini, negara ginseng itu mulai berbenah guna menggaet lebih banyak turis muslim.

Korsel memang cukup mantap setelah melakukan promosi wisata melalui program hiburan seperti K-Pop dan K-Drama. Setelahnya, pihak setempat juga berencana untuk merangkul wisatawan muslim.

Saat ini, salah satu cara yang gencar dilakukan pemerintah Korsel ialah menyediakan lebih banyak tempat ibadah dan tempat makan halal bagi turis muslim. Dikutip dari CNN Indonesia, Minggu (12/2/2017), penyediaan failitas umum bagi turis muslim digalakkan di sejumlah kawasan di ibu kotanya, Seoul.
Turis Muslim Meningkat, Korsel Siap Perbanyak Musala dan Tempat Makan HalalIlustrasi salah satu destinasi Korea Selatan, Nami Island (M Aji Surya/detikTravel)

Langkah itu dilakukan karena telah terjadi peningkatan jumlah wisatawan muslim ke Negeri Gingseng itu.

Menurut Je Seong Oh, selaku Director Tourism Business Division Seoul City, jumlah mereka terus bertambah setiap tahunnya. Di mana pada 2015 saja menembus angka 740 ribu orang.

"Seoul sedang memperbanyak restoran bersertifikat halal dan juga tempat beribadah yang mudah dijangkau demi kenyamanan wisatawan Muslim," kata Seong Oh saat ditemui beberapa waktu lalu di Seoul.

Dia menambahkan, "Selain itu juga musala, agar wisatawan Muslim lebih mudah beribadah."

Seong mengatakan kalau saat ini sudah ada 70 restoran yang bersertifikasi halal. Mayoritas turis muslim itu berada di kawasan Itaewon. Di kawasan itu juga terdapat masjid terbesar di Korea, yakni Seoul Central Mosque.

"Mulai tahun 2017, kami juga akan memperbanyak fasilitas bagi wisatawan muslim di pusat perbelanjaan serta pusat transportasi, seperti stasiun dan bandara," pungkasnya. (msl/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA