Maraknya online shop saat ini tak mengganggu roda perekonomian pasar tradisional di provinsi ini. Turis dan warga lokal tetap memenuhi pasar tradisional yang ada.
(Ahmad Masaul Khoiri/detikTravel) |
Saat detikTravel berkunjung ke Tasadek Indocina Market di Nong Khai, beberapa waktu lalu, geliat pasar tradisional di sana masih terjaga. Terlihat ramai para turis berbelanja buah tangan produksi lokal yang berupa makanan ringan ataupun lainnya.
Online shop atau e-commerce di pinggiran Thailand memang tidak terlalu populer, kata Mr Tom, pemandu tur setempat. Harga-harga yang dipatok pada barangnya pun menyesuaikan kemampuan masyarakat.
(Ahmad Masaul Khoiri/detikTravel) |
"Memang, 'online shop' di Thailand tidak terlalu populer. Maka dari itu, harga-harga di pasar ini pun tergantung kemampuan daya beli masyarakat. Jadi relatif harganya tergantung tawar menawar," ujar Tom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Ahmad Masaul Khoiri/detikTravel) |
Untuk harga tas yang slempang yang khas motif Thailand hanya berharga 125 Baht atau setara Rp 50 ribu. Bahkan, kamu bisa menawarnya lebih murah lagi lho.
Misal harga makanan ringan lainnya, seperti ketan gulung bakar seharga 7 Baht per tusuk atau Rp 2.800 dan pisang bakar sebanyak 7 buah seharga 20 Baht atau Rp 8.000. Murah bukan?
Di pasar ini terdapat pula penukaran uang asing. Jadi tidak perlu repot lagi bila kekurangan uang. Yang paling penting adalah harus jago menawar ya!
(Ahmad Masaul Khoiri/detikTravel) |
















































Komentar Terbanyak
Kisah Siswa SD Viral di Salatiga, Piknik ke Jakarta Sewa Pesawat Garuda
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka
Kesaksian Turis dalam Kejadian Penembakan di Situs Bersejarah Meksiko