Halo Kaohsiung, Kota yang Cantik di Taiwan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

d'Traveler of The Year 2016

Halo Kaohsiung, Kota yang Cantik di Taiwan

Ahmad Masaul Khoiri - detikTravel
Minggu, 16 Apr 2017 18:45 WIB
Halo Kaohsiung, Kota yang Cantik di Taiwan
Foto: Selamat datang di Kaohsiung! (Masaul/detikTravel)
Kaohsiung - Para pemenang d'Traveler of The Year 2016 sudah setengah perjalanan menggunakan Kapal Pesiar SS Virgo. Mereka tiba di Kota Kaohsiung, Taiwan.

Setiba di Kaohsiung, Sabtu (15/4/2017), para pemenang ini langsung turun. Karena menggunakan cruise, pemerintah setempat tak mengenakan visa masuk negara itu, alias gratis!

"Kotanya lebih tertata daripada Manila. Jalannya pun lebih baik dari Jakarta. Kotanya bersih banget dari jalan utama hingga gang kecil," kata salah satu pemenang Pradikta Kusuma.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kota terbesar kedua Taiwan ini masih senggang dan enghak terlalu ramai. Transport massalnya pun banyak. Di beberapa sudut ada sewa sepeda. Kalau bisa diaplikasikan di Indonesia bagus banget," imbuh dia.

Ditambahkan Pradikta lagi yang lulusan kapal ini melihat segi pelabuhan membuatnya tertarik. Cruise yang amat besar bisa masuk ke pelabuhan padahal diapit dua pula yang berdekatan.

"Di Indonesia belum ada ya. Kapal mau berangkat view malamnya wow banget, khas kota sibuk dan padat yang susah didapatkan di Indonesia," kata dia

Merasakan Kaohsiung, Zudi Susanto merasakan hal yang sama. Kota itu dirasakannya lebih bersih, rapi, dan teratur.

"Petunjuk ada, namun bukan turis friendly, karena penduduknya kurang bisa berbahasa Inggris. Secara keseluruhan saya suka kotanya," ucap Zudi.

Lain daripada yang lain, Sofian Syafri menyebut kota itu memang berbenah dengan keras. Kata dia, banyak spot asyik buat dijadikan tempat nongkrong saat malam tiba.

"Love River itu pernah kotor dan tercemar. Lalu pemerintahnya mengeluarkan dana yang banyak hingga nyaman dan sekarang ini saya pikir saat malam jadi tempat nongkrong di sisi-sisinya," kata dia.

"Saya salut, saya enggak menemui pengemis seperti di Manila. Kota ini nyaman. Orang jogging, bersepeda, dan ada yang jalan bersama keluarganya," imbuh dia lagi.

Di bagian terakhir, Rudi Chandra mengakui bersandar di Kota Kaohsiung sebagai pengalaman yang sangat berharga. Salah satunya memasuki kawasan bebas visa padahal harusnya tidak.

"Ada beberapa hal unik, kebanyakan motor di sana motornya matic. Nyewa sepeda keren seperti narik uang di ATM. Banyak wifi gratis di lokasi wisata. Menyenangkan bagi traveler yang ingin eksis," pungkas Rudi.

Zudi Susanto, Rudi Chandra, Pradikta Kusuma dan Sofian Syafri adalah para pemenang d'Traveler of The Year 2016. Ini merupakan ajang tahunan detikTravel kepada d'Traveler, para travel blogger yang menulis artikel perjalanan dan foto di detikTravel (baca selengkapnya di sini).

Kita tunggu cerita keseruan mereka yang bakal berlayar naik kapal pesiar SuperStar Virgo dari Filipina, Taiwan sampai ke Hong Kong dan bagi kamu yang belum bergabung menjadi d'Traveler, mari bergabung bersama kita. Selain bisa makin eksis karena tulisan kamu akan dibaca banyak orang, detikTravel pun punya beragam kejutan seru! (msl/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads