Ada Logo Bendera Indonesia di Bus City Tour Madinah

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Arab Saudi

Ada Logo Bendera Indonesia di Bus City Tour Madinah

Triono Wahyu Sudibyo - detikTravel
Kamis, 05 Okt 2017 21:15 WIB
Ada Logo Bendera Indonesia di Bus City Tour Madinah
Foto: (Triono Wahyu S/detikTravel)
Triono Wahyu S - Bendera Indonesia menjadi 8 logo yang ditempel di bus city tour Madinah, Arab Saudi. Apa maksudnya ya?

Bus city tour Madinah mulai dioperasikan para Juni 2017. Check point-nya berada di dekat Masjid Nabawi, Jalan King Fahd atau Gate 21-22 Nabawi. Bus berlabel city sightseeing itu memiliki 11 halte yang berdekatan dengan situs atau peninggalan bersejarah, mulai pemakaman Baqi, museum Alquran, Jabal Uhud, Masjid Quba hingga museum KA Hijaz.

Soal logo bendera di bodi bus, ternyata ada kaitan dengan fasilitas. Dengan memasang earphone, pengunjung bisa mendengarkan penjelasan sesuai bahasa asal. Indonesia salah satunya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain Indonesia, ada 7 logo bendera negara, yakni Arab, Prancis, Inggris, Turki, Iran, Malaysia, dan Pakistan. Indonesia jadi termasuk jadi prioritas karena jumlah jemaahnya banyak juga merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

Ada Logo Bendera Indonesia di Bus City Tour MadinahFoto: (Triono Wahyu S/detikTravel)


Dalam tur keliling Madinah beberapa waktu lalu, Ketua Program Dirasat Islamiyah Universitas Taibah Madinah, Dr Ahmad bin Abdul Jabbar Asy-Sya'bi, pemerintah tengah berbenah menuju visi Madinah sebagai tujuan wisata bersejarah. Pelayanan terhadap turis atau jemaah haji dan umrah disempurnakan.

"Termasuk mengenalkan peninggalan bersejarah yang belum populer," kata Asy-Syabi kepada Tim Media Center Haji (MCH). Universitas Taibah adalah salah satu pihak yang diminta mengkaji dan memberi masukan terkait visi tersebut ke pemerintah Madinah.

Madinah beriklim padang pasir. Cuacanya ekstrem. Pada musim panas, suhu rata-rata di atas 40 celsius. Bahkan bisa mencapai 50 celsius. Sebaliknya pada musim dingin, suhu di bawah 15 celsius.

Berdasarkan pengalaman para mukimin (WNI yang lama bermukim di Saudi), suasana paling nyaman terjadi pada Januari-Februari. Suhu relatif bersahabat. Jadi, saat naik atap bus city tour, tidak terlalu kepanasan atau kedinginan.

Sekali jalan dengan rute lengkap membutuhkan waktu 1 jam. Tiket dijual dalam 3 tipe, yakni 24 jam, 48 jam, dan 72 jam. Harga paling murah 60 Riyal atau setara Rp 216 ribu.

Bus berjenis double-decker dengan atap yang terbuka ini memperbolehkan traveler turun di halte tertentu. Bebas, asal masih di hari yang sama atau sesuai durasi tiket. Jarak kedatangan antar bus wisata ini per 30 menit. (try/msl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads