Seychelles adalah sebuah negara kepulauan di lepas pantai timur Afrika, sebelah utara Madagaskar. 115 Pulau kecil terhimpun menjadi sebuah negara yang tidak jauh berada di selatan Garis Khatulistiwa.
Negeri kepulauan dan tropis, apa ya bedanya dengan negara kepulauan Asia lainnya? Itulah yang membayang di benak detikTravel ketika pertama kali mendarat di Seychelles yang jauhnya 5.600 km dari Indonesia. Kami berangkat ke sana atas undangan Kedubes Syechelles Jakarta dan Sychelles Tourism Board.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bandara Internasional Seychelles (Fitraya/detikTravel) |
Namun orang-orangnya beda. 93 Persen penduduknya adalah orang Afrika dari etnis Creole, etnis pesisir timur Afrika. Mereka juga kecampuran India, itu yang menyebabkan etnis Creole juga unik.
65 Pantai pasir putih bertebaran di seluruh Pulau Mahe. Belum lagi pulau-pulau lain di gugusan utara dan selatan Mahe. Pantai-pantai tampak sepi dan perawan. Airnya biru toska, sangat landai dan minim ombak karena hamparan koral memecah ombak agak jauh di tengah laut. Duh, rasanya ingin cepat-cepat menceburkan diri saja.
Pemandangan Pulau Mahe dari atas perbukitan (Fitraya/detikTravel) |
1 Seychellois Rupee setara dengan Rp 950. Untuk harga-harga, sepantauan detikTravel relatif sama atau lebih mahal sedikit. Naik bus kota hanya SR 5 (Rp 4.900) sama saja. Cheeseburger di Kota Victoria harganya SR 35 (Rp 33.900).
Kota Victoria adalah Ibukota negara dengan suasana yang juga bisa dibilang sepi dan santai. Benar-benar suasana sebuah negara kepulauan yang mungil. Pasar Sir Selwyn Selwyn-Clarke adalah titik utama kegiatan niaga. Hasil laut sungguh mendominasi suasana pasar.
Kuliner Creole khas Seychelles (Fitraya/detikTravel) |
Seychelles sering disebut namanya sebagai destinasi liburan selebriti dan pemain sepakbola dunia. Hmm, mungkin ini saatnya traveler Indonesia memikirkan liburan ke sini. Resor-resor mewah bertebaran untuk wisatawan yang mendambakan kenyamanan, privasi dan layanan kelas premium.
Untuk visa, tidak usah khawatir. Traveler Indonesia bebas visa kunjungan ke Seychelles. Tinggal dicap, dan kita bisa menjelajah negeri indah ini. Penasaran dengan Seychelles, simak terus ceritanya di detikTravel!
Wisatawan berenang di Barbarons Beach (Fitraya/detikTravel) |












































Bandara Internasional Seychelles (Fitraya/detikTravel)
Pemandangan Pulau Mahe dari atas perbukitan (Fitraya/detikTravel)
Kuliner Creole khas Seychelles (Fitraya/detikTravel)
Wisatawan berenang di Barbarons Beach (Fitraya/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Sumut Dilanda Banjir Parah, Walhi Soroti Maraknya Deforestasi
Viral Tumbler Penumpang Raib Setelah Tertinggal di KRL, KAI Sampaikan Penjelasan
Agen Travel China Pusing, 90% Wisatawan Batalkan Liburan ke Jepang, Minta Refund