Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 18 Apr 2018 22:45 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Mengenal Bhutan, Negara Bahagia yang Dikunjungi Nikita Willy

Afif Farhan
detikTravel
Liburannya Nikita Willy dan kekasihnya di Bhutan (Instagram/Indra Djokosoetono)
Thimphu - Lewat Instagram, Nikita Willy memposting liburannya di Bhutan bersama sang kekasih. Tahukah kamu, Bhutan disebut salah satu negara paling bahagia di dunia.

Pasangan Nikita Willy dan pacarnya, Indra Djokosoetono baru-baru ini liburan ke Bhutan. Dilihat detikTravel pada Instagram Nikita Willy, Kamis (19/4/2018) dia dan kekasihnya Indra Djokosoetono mengunjungi beberapa destinasi cantik di sana. Melihat alam yang indah sampai mengenal kebudayaannya lebih dekat.

Mereka memakai Gho (pakaian tradisional asli Bhutan), mengeksplorasi kecantikan kawasan Gangtey Valley, hiking di Tiger'S Nest dan masih banyak lagi. Mereka berdua tampak bahagia.

Tapi di balik bentang alam dan budaya yang menawan, negara yang diapit India dan China ini menyimpan cerita menarik. Cerita tentang cara menjadi bahagia.

Deep in thought wondering should i get 🍕 or 🥗 for dinner?

A post shared by Nikita Willy (@nikitawillyofficial94) on Apr 17, 2018 at 5:23am PDT



Dalam catatan detikTravel, media BBC Travel pernah mengulas tentang cara menjadi bahagia ala orang Bhutan. Caranya mungkin terdengar sedikit aneh bagi kita, yakni mengingat kematian.

"Anda sebaiknya harus merenungkan kematian paling tidak lima menit setiap hari," begitulah perkataan orang setempat.

Mengenal Bhutan, Negara Bahagia yang Dikunjungi Nikita WillyOrang-orang Bhutan (BBC Travel)


Bukan berarti orang-orang di Bhutan berani untuk mati. Mereka tetap takut dengan datangnya kematian, tapi justru tidak memikirkan hal itu menjadi masalah. Bhutan pun menawarkan kematian dalam banyak cara, seperti jatuh dari jurang, diserang beruang atau makan jamur beracun.

Masyarakat percaya, bahwa kebahagiaan adalah kekuasaan mereka dan kesedihan dilarang masuk. Kematian adalah suatu hal yang mungkin dianggap mengerikan, tetapi ketika orang-orang merenungkan hal itu, otak manusia dengan otomatis akan mencari pikiran atau sesuatu yang bahagia.

Orang Bhutan memilih jalan hidup dengan menjadi bahagia. Tapi, bukan berarti dapat bahagia di luar batas. Mereka akan mendapatkan kebahagiaan mensyukuri hidup, lebih produktif, lebih saling membantu dan lebih banyak tersenyum dengan lebih banyak merenungkan kematian.

Orang-orang di Bhutan yang setiap hari merenungkan kematian pun membuat mereka makin menikmati hidup tiap detiknya. Hidup bukankah hanya satu kali?

Mengenal Bhutan, Negara Bahagia yang Dikunjungi Nikita WillyNegara Bhutan yang indah dan penuh bahagia (Thinkstock)


(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA