Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 04 Feb 2019 12:35 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Alhamdulillah, Ada Musala di Bandara Auckland

Fitraya Ramadhanny
detikTravel
Musala di Bandara Auckland, Selandia Baru (Fitraya Ramadhanny/detikTravel)
Musala di Bandara Auckland, Selandia Baru (Fitraya Ramadhanny/detikTravel)

FOKUS BERITA

Muslim Traveler
Auckland - Meski jauh di Bumi selatan, Selandia Baru tidak lupa dengan fasilitas wisata untuk traveler muslim. Bandara Auckland pun dilengkapi dengan musala yang nyaman.

Bandara Internasional Auckland adalah pintu keluar masuk traveler di Selandia Baru. Inilah bandara terbesar di Negeri Kiwi dengan sekitar 19 juta penumpang tiap tahun.

Dari Auckland, traveler bisa terbang langsung ke Bali di Indonesia dengan maskapai Emirates, satu hari sekali. Nah, untuk traveler muslim yang mau pulang ke negara asal dari Bandara Auckland, tidak usah bingung mencari tempat salat.

Bandara ini dilengkapi prayer room untuk muslim traveler. detikTravel melihat langsung musala ini ketika diundang maskapai Emirates ke Auckland, Rabu (23/1/2019).

Alhamdulillah, Ada Musala di Bandara AucklandPetunjuk arah musala di area duty free Bandara Auckland (Fitraya/detikTravel)


Musala di Bandara Auckland terletak di bagian Departure alias keberangkatan. Lokasinya ada di area komersil duty free setelah gerbang imigrasi dan sebelum boarding gate.

Setelah melewati toko-toko duty free coklat dan parfum, ada petunjuk arah ke toilet dan prayer room. Penulis pun mengikuti arah yang dimaksud. Belok sedikit, saya pun sampai ke ruang yang dimaksud.

Di pintu ada tulisan Prayer Room dengan simbol orang berdoa. Saya pun masuk ke dalam. Isinya adalah ruang salat dan ruang wudhu. Ruang wudhunya terpisah antara laki-laki dan perempuan. Kecil tapi bersih dengan tempat duduk beton untuk yang berwudu sambil duduk.

Alhamdulillah, Ada Musala di Bandara AucklandPeralatan salat (Fitraya/detikTravel)


Ruang salatnya juga dipisah antara laki-laki dan perempuan. Masing-masing ukurannya 3x3 meter dengan lampu yang lembut dan temaram, menciptakan suasana tenang untuk beribadah.

Tersedia juga lemari berisi sajadah dan perlengkapan salat lainnya. Karena belum masuk waktu dzuhur di Auckland, penulis hanya melihat-lihat saja. Simpel tapi fungsional.

Traveler muslim pun bisa salat jamak dulu di sini sebelum naik pesawat dan menempuh penerbangan panjang ke berbagai penjuru dunia dari Auckland. Salat lancar, traveling pun jadi lebih barokah. (wsw/fay)

FOKUS BERITA

Muslim Traveler
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED