Dilansir detikTravel dari BBC Travel, Jumat (8/3/2019) orang-orang India yang menolak pakai alas kaki itu menempati Desa Andaman. Suatu desa yang berjarak 450 km dari Chennai, ibukota negara bagian Tamil Nadu di India bagian selatan.
130-an Penduduk desanya tidak menggenakan alas kaki, baik dari anak-anak sampai orang tua. Mereka menyeker ke mana-mana, seperti pergi ke sekolah atau pergi berladang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, peraturan tidak memakai alas kaki juga harus dipatuhi oleh para tamu yang datang ke Desa Andaman. Siapa saja yang datang, harus melepas alas kakinya.
(Kamala Thiagarajan/BBC Travel) |
Mengapa mereka tidak memakai alas kaki?
Jawabannya adalah mereka mengikuti ajaran leluhur. Para leluhur percaya, desanya dilindungi oleh Dewi Muthyalamma, salah satu dewi yang dipercayai umat Hindu. Dengan tidak memakai alas kaki, mereka berarti menghormati dewinya.
Selain itu, juga ada cerita lain. Di zaman dulu, ada seseorang yang memakai alas kaki melintasi patung Dewi Muthyalamma. Lantas, tak lama orang tersebut jatuh sakit seperti demam yang tak kunjung sembuh.
"Ini adalah hal yang sakral dari leluhur yang kami hormati hingga kini," kata Subramaniam Piramban, salah seorang penduduk desa.
(Kamala Thiagarajan/BBC Travel) |
Namun jika keluar desa, penduduknya diizinkan menggenakan alas kaki seperti sandal atau sepatu. Hanya ya itu, jika kembali ke desa harus kembali menyopotnya.
Jika diperhatikan, apa yang dilakukan penduduk Desa Andaman sama seperti yang dilakukan suku Baduy di Banten. Suku Baduy terkenal tidak menggenakan alas kaki yang juga sudah tradisi leluhurnya.
BACA JUGA: Meneladani Kearifan Lokal Suku Baduy
(aff/aff)












































(Kamala Thiagarajan/BBC Travel)
(Kamala Thiagarajan/BBC Travel)
Komentar Terbanyak
Sumut Dilanda Banjir Parah, Walhi Soroti Maraknya Deforestasi
Viral Tumbler Penumpang Raib Setelah Tertinggal di KRL, KAI Sampaikan Penjelasan
Agen Travel China Pusing, 90% Wisatawan Batalkan Liburan ke Jepang, Minta Refund