Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 21 Mei 2019 23:20 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Tawarkan Kemewahan, Hotel Ini Justru Tidak Punya Restoran

Bona
detikTravel
Foto: (Shishi-iwa hotel)
Foto: (Shishi-iwa hotel)
Karuizawa - Sebuah hotel di Jepang menawarkan liburan mewah dengan cara yang berbeda. Penginapan yang ditawarkan memakai barang daur ulang dan tak punya restoran. Lho?

Bicara soal liburan pasti tak lepas dari akomodasi penginapan. Kali ini Jepang menawarkan sebuah hotel dengan konsep kemewahan yang berbeda, Shishi-Iwa House, seperti diintip detikcom dari situs resminya, Selasa (21/5/2019).

Shishi-Iwa House berada di area Pegunungan Karuizawa, prefektur Nagano di Jepang. Hotel butik ini didesain oleh Shigeru Ban, pemenang Pritzker Prize, sebuah ajang kenamaan arsitek dunia.

Seperti yang sudah dijelaskan sedikit di atas, Shishi-Iwa memiliki konsep mewah yang berbeda. Kalau properti lain mewah karena perabotan, Shishi-Iwa dibuat khusus untuk menikmati kemewahan alam.

(Shishi-Iwa Hotel)(Shishi-Iwa Hotel)


Shishi-Iwa Hotel dibangun dengan konsep ramah lingkungan. Perabotannya bahkan terbuat dari bahan daur ulang seperti kardus. Lantas mewah apanya?

Ban, sang arsitektur menyebutkan bahwa penginapan ini dengan konsep minimalis dari perabotan. Sehingga memaksimalkan desain ruangan untuk wisatawan.

Penginapan ini terbuat dari kayu dengan banyak jendela besar. Ada 10 kamar dengan 3 tipe ruangan dalam 2 lantai. Tiap tipe kamar dikelompokkan dan memiliki ruang kumpul sendiri.

Yang membuat berbeda adalah penginapan ini tidak memiliki restoran. Yang ada yaitu dapur, seperti guest house. Fasilitas lain seperti ruang tengah, perpustakaan dan outdoor area dibuat dengan sangat apik dan minimalis.

(Shishi-Iwa Hotel)(Shishi-Iwa Hotel)


Sang pemilik hotel ingin para tamunya bisa akrab terhadap orang baru selama liburan. Bukan cuma datang ke tempat cantik dan mewah, para tamu juga diajak untuk bersosialisasi dan bertukar ide. Jadi jangan harap ada tv atau hiburan elektronik ya.

BACA JUGA: Mengintip Hotel Pilihan Obama di Yogyakarta

Sekeliling penginapan diselimuti dengan pepohonan maple. Bangunan ini sengaja dibuat dengan jendela yang besar dan sirkulasi udara yang bagus, sehingga tak ada AC.

"Bagi saya, kemewahan adalah kualitas ruang, bukan kualitas material. Kemewahanku bisa diraih tanpa menggunakan bahan yang mahal," kata Ban dilansir dari South China Morning Post.

(Shishi-Iwa Hotel)(Shishi-Iwa Hotel)


Tiap kamar hanya diisi dengan kasur, kursi, meja kecil dan lampu daur ulang dari kardus. Tamu hotel akan dimanjakan dengan suasana minimalis yang mewah.

Wisatawan yang ingin menikmati kemewahan dan ketenangan bisa mengeluarkan kocek sebesar Rp 5,7 juta per malamnya. Bagaimana menurutmu, traveler?


(bnl/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED