Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 01 Nov 2019 13:32 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Kemegahan Seni Islam di Mantan Negara Komunis

Bonauli
detikTravel
Foto: (Taylor Weidman/BBC)
Tashkent - Kereta bawah tanah di Uzbekistan bukan cuma perihal transportasi. Di stasiunnya tergambar sejarah kekajayaan islam yang dibalut dengan kemewahan.

Metro atau kereta bawah tanah di negara Uzbekistan menjadi sarana transportasi untuk publik, namanya Metro Tashkent. Namun ada sesuatu yang berbeda dari kereta ini.

Diintip detikcom dari BBC, Jumat (1/11/2019) kereta bawah tanah Uzbekistan memiliki peraturan ketat. Aktivitas berfoto dilarang di sepanjang stasiun dan di dalam kereta.

Alasannya, karena stasiun-stasiun ini memiliki peran tambahan sebagai tempat perlindungan bom nuklir. Apalagi status Uzbekistan sebagai mantan negara Soviet. Sehingga keamanan tempat ini harus dijaga.



Kemegahan Seni Islam di Mantan Negara KomunisFoto: (Taylor Weidman/BBC)


Namun kini, Metro Tashkent sudah menghapus peraturan tersebut musim panas lalu. Lantas apa yang istimewa dari stasiun kereta milik Uzbekistan?

Negara yang identik dengan wanita-wanita cantik ini juga jadi salah satu kereta bawah tanah terindah di dunia. Mari mulai dari tema-tema mewah yang dilukis di tiap stasiun.

Stasiun Alishe Navoi jadi salah satu yang terindah. Stasiun ini diberi nama berdasarkan seniman Uzbekistan. Dalam stasiun ini kamu bisa menikmati kubah-kubah cantik yang dihias dengan tile berwarna biru.

Kubah ini terinspirasi dari sejarah Silk Road, masjid dan madrasah kuno di Uzbekistan. Pecah dari Uni Soviet, Uzbekistan mantap menutup ruang politik komunis dengan agama islam.

Kemegahan Seni Islam di Mantan Negara KomunisFoto: (Taylor Weidman/BBC)


Marmer, granit, kaca dan pualam menjadi bahan utama dari tiap stasiun. Tapi hasil karyanya tematik dan berbeda.

Ada lagi Stasiun Kosmonavtlar dengan tema luas angkasa. Ada mural Yuri Gagarin yang menghiasi dinding stasiun. Sejumlah potret astronot lainnya juga dipajang di sepanjang stasiun.

Dengan cahaya ungu yang sedikit temaram, stasiun ini nampak futuristik dalam tiap sudutnya. Tiang-tiang diberi warna hijau gelap, sehingga suasana stasiun makin nyeni.



Beda lagi dengan Stasiun Pakhtakor. Di stasiun ini, tema yang ditampilkan adalah kejayaan Uzbekistan sebagai negara penghasil kapas. Dindingnya penuh dengan gambar cotton picker yang cantik dengan latar toska.

Puas dengan stasiun yang megah, Uzbekistan juga memamerkan kereta dengan model jadul yang mewah. Model ini memiliki empat gerbong dalam satu kereta. Namun kini sudah banyak yang diganti dengan model yang baru.

Pemerintah Uzbekistan melihat ini sebagai salah satu peluang dalam menarik jumlah wisatawan. Ini mengapa peraturan dilarang foto di stasiun kereta metro akhirnya dihapuskan.

Simak Video "Mewahnya Stasiun Kereta Bawah Tanah di Uzbekistan"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA