Liburan setelah menikah atau bulan madu kini dianggap menjadi bagian yang penting. Kebanyakan pasangan melakukan ini untuk balas dendam untuk beristirahat setelah proses pernikahan yang panjang.
Diintip detikcom dari berbagai sumber, Jumat (1/11/2019) Honeymoon muncul dari kata 'hony mooney 'yang berarti fase hubungan yang dilewati setelah menikah. Istilah ini muncul karena biasanya bulan pertama menikah penuh dengan kebahagiaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, pasangan yang tidak direstui akan kawin lari dan bersembunyi dari keluarga. Sang pria akan menyembunyikan wanitanya di sebuah tempat rahasia sampai keluarganya berhenti untuk mencari.
Pada abad ke-19 di Inggris, istilah bulan madu barulah dipakai. Tapi honeymoon bukan liburan ke tempat-tempat keren seperti sekarang.
Istilah honeymoon adalah kegiatan kunjungan yang dilakukan oleh pasangan yang baru menikah kepada pihak keluarga. Yang dikunjungi biasanya adalah kerabat yang tidak datang ke acara pernikahan.
Kunjungan ini pun tidak cuma berdua, tapi juga dilakukan oleh keluarga inti. Lamanya waktu kunjungan ke semua keluarga adalah satu bulan.
Setelah tahun 1820-an, kegiatan bulan madu mulai dikenal oleh orang-orang Amerika. Dari sini kunjungan kepada keluarga mulai bergeser menjadi kegiatan liburan berdua.
Bahkan dalam tradisi Yahudi, bulan madu adalah perayaan setelah pernikahan selama 7 hari penuh. Perayaan ini dilakukan bersama sahabat dekat dan kerabat.
Kini kegiatan bulan madu menjadi hal yang diidam-idamkan oleh tiap pasangan. Bepergian ke destinasi-destinasi cantik sambil menghabiskan waktu berdua menjadi cara untuk menghilangkan stress akibat tekanan pernikahan.











































Komentar Terbanyak
Viral di Medsos, Peserta Tur Asal Madiun Diduga Kabur Saat Liburan ke Korea Selatan
Naik Tiga Tingkat! Indonesia Kini di Posisi ke-2 Destinasi Ramah Muslim
Korsel untuk Pertama Kalinya Keluarkan Peringatan Darurat Gelombang Panas