Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 20 Jan 2020 19:16 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Hai Traveler Indonesia, Berani Melintasi Jalan di Atap Dunia?

Putu Intan
detikTravel
Pamir Highway yang terbentang di antara Tajikistan dan Kirgistan (BBC Travel)
Dushanbe - Bebas visa ke Tajikistan dan Kirgistan, traveler Indonesia bisa mengunjungi Pamir Highway untuk menguji adrenalin dan menemukan kebahagiaan dari Atap Dunia. Berani?

Bebas visa bagi pemegang paspor RI tidak hanya berlaku untuk negara yang wisatanya populer seperti Singapura atau Thailand saja tetapi juga ke negara yang mungkin jarang dipertimbangkan traveler seperti Tajikistan dan Kirgistan.


Di antara kedua negara ini ada sebuah jalur bernama Pamir Highway yang dijuluki Bam-i-Dunya alias Atap Dunia. Dijuluki Atap Dunia karena letaknya di kawasan Pegunungan Pamir, pegunungan tertinggi di Asia Tengah selain Himalaya.

Pamir Highway terkenal sebagai jalur yang sempit dan tikungannya tajam.Pamir Highway terkenal sebagai jalur yang sempit dan tikungannya tajam (Dave Stamboulis/BBC Travel)
Pamir Highway dikenal sebagai salah satu jalan paling liar di dunia. Hal ini karena medannya yang tidak stabil di zona gempa bumi dan tanah longsor. Jalan ini juga punya tikungan tajam yang sempit dan tebing terjal. Selain itu satwa yang hidup di sana juga tak main-main, ada macan tutul salju dan domba bertandung spiral.

Jalan sepanjang 1.200 kilometer ini membentang antara Kota Dushanbe di Tajikistan dan Kota Osh di Kirgistan. Saat traveler melalui jalan itu, traveler akan melintasi padang belantara yang liar seperti padang pasir hingga pegunungan bersalju di ketinggian lebih dari 4.000 mdpl.


Pamir Highway mulanya dibangun oleh Rusia pada masa Great Game, yaitu permusuhan antara Inggris dan Rusia memperebutkan wilayah Asia Tengah di akhir abad ke-19.

Jalan itu juga disebut sebagai Jalur Sutra yang asli. Di sana traveler bisa melihat sisa-sisa benteng di puncak gunung yang dibangun untuk melindungi perdagangan.

Pemandangan di sekitar Pamir Highway.Pemandangan di sekitar Pamir Highway (Dave Stamboulis/BBC Travel)
Namun di balik kengerian itu, traveler juga akan menikmati pemandangan menakjubkan antara kota-kota di Asia Tengah itu. Sebagian besar rute Pamir Highway melewati Koridor Wakhan dan mengikuti Sungai Panj yang memisahkan Afghanistan dan Tajikistan.

Selain itu, traveler akan melihat Danau Yashikul, danau air tawar yang luas dengan pinggiran pasir yang jadi habitat unta. Danau-danau di sana juga menjadi sumber kehidupan bagi ikan hingga burung. Kawasan itu juga memberi kesempatan traveler untuk mendaki dan berkemah di salah satu tempat paling anti mainstream di dunia.

Pemukiman di Bulunkul, Pegunungan Pamir.Pemukiman di Bulunkul, Pegunungan Pamir (Pascal Mannaerts/BBC)
Di Pamir juga ada pemukiman penduduk walaupun jumlahnya sedikit. Pemukiman itu terletak di wilayah Bulunkul, Provinsi Gorno-Badakhshan, Tajikistan. Jaraknya sekitar 16 kilometer dari Pamir Highway. Di sana hidup orang-orang keturunan bangsa Persia.

Menurut laporan BBC pada Maret 2018, ada sekitar 20 keluarga yang tinggal di Bulunkul. Rumah-rumah mereka dibangun pada ketinggian 4.600-an mdpl. Rumah itu tampak sederhana, terbuat dari batu bata, tanah liat, lumpur dan kayu.


Rumah ini menjadi tempat mereka berlindung dari suhu dingin dan salju yang lebat. Penduduk di sini hanya bisa bepergian sampai ke Khorugh, ibu kota Gorno-Badakhshan selama bulan Mei sampai September untuk belanja dan memenuhi kebutuhan hidup.

Sementara itu pada sisa bulan lainnya, jalanan dan rumah mereka akan dikepung salju sehingga mereka tak bisa ke mana-mana. Menurut salah satu penduduk di sana, mereka akan mendapatkan bantuan bahan makanan dari Khorough setiap 15 hari untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok mereka.

Di sisi lain, warga di sana juga beternak yak (sejenis sapi) dan domba. Nah, daging dan susunya ini diambil untuk makan atau dijual, sedangkan bulunya dibuat menjadi mantel untuk kehangatan.

Anak-anak semangat belajar walaupun tinggal di lokasi terpencil.Anak-anak semangat belajar walaupun tinggal di lokasi terpencil (BBC Travel)
Untuk anak-anak, mereka tetap bersekolah dengan tenaga pengajar yang terbatas. Pada 2016 lalu hanya ada dua guru yang mengajar di Bulunkul.

Jika anak-anak beranjak dewasa, kebanyakan akan merantau ke Tajikistan. Akan tetapi pada akhirnya mereka akan kembali lagi ke Pegunungan Pamir untuk menghabiskan masa tua di sana.

Dengan fasilitas bebas visa, traveler yang pemberani dan berjiwa petualangan tinggi, bisa mencoba berkunjung ke sini. Meskipun medannya sulit, traveler bisa menemukan kebahagiaan dari Atap Dunia.





Simak Video "Hubungan China-Kirgistan Semanis Madu"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA