Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 20 Apr 2020 13:16 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Bukan di Komik, Ini Kuburan Bajak Laut di Dunia Nyata

Bonauli
detikTravel
Makam bajak laut di Il Sainte-Marie
Kuburan bajak laut di Ile Sainte-Marie (Shipwreckhunter/Facebook)

Adam pun membuat Ile Sainte-Marie bak pulau bajak laut. Masyarakat yang sudah bertekuk lutut diharuskan membayar upeti dengan, memberikan hasil alam sampai menyediakan para gadis.

Adam juga menguasai perairan di sekitar Madagaskar. Bahkan, dia membangun jaringan yang lebih kuat sekaligus berbisnis.

Dia memberikan kemudahan bagi para bajak laut untuk melintasi perairan Afrika sampai Samudera Hindia. Tentu dengan syarat, bayaran yang tinggi.

Beberapa bajak laut yang terkenal dan pernah bekerjasama atau tinggal di pulau itu seperti Captain William Kidd, Robert Culliford, Olivier Levasseur, Henry Setiap, Abraham Samuel dan Thomas Tew.

Khusus untuk Captain William Kidd, tahun 2015 lalu para penyelam dan peneliti menemukan sisa-sisa peninggalan kapalnya di bawah perairan Pulau Ile Sainte-Marie.

Makam bajak laut di Il Sainte-Marie Sisa-sisa peninggalan kapal Captain William Kidd (Pool/CNN)

Bak seorang raja, Adam diketahui hidup dengan penuh kemewahan di Ile Sainte-Marie. Dia punya rumah pribadi di atas bukit dan dikawal banyak pasukan. Puncak kejayaannya adalah, 1.000 bajak laut tinggal di Ile Sainte-Marie!

Namun itu semua masih dirasa kurang oleh Adam. Untuk lebih memasok pundi-pundi uang, Adam melakukan cara licik, yakni menjual orang-orang asli di Ile Sainte-Marie untuk dijadikan budak.

Tahun 1697, orang-orang asli Ile Sainte-Marie angkat senjata dan memberontak. Mereka tidak tahan dengan penderitaan, sekaligus geram dengan Adam. Peperangan pun pecah selama satu tahun lebih lamanya.

Hingga akhirnya, pasukan Adam Baldridge kalah dan banyak yang tewas. Dia sendiri, lebih memilih untuk kabur dari pulaunya dan meninggalkan sekuruh hartanya. Tahun 1700, akhirnya orang-orang Ile Sainte-Marie berhasil menumpas seluruh bajak laut dan kembali hidup dengan damai.

Meski pernah hidup jahat, para bajak laut yang tidak tewas dan ditahan justru diberi pengampunan dan hidup bersama penduduk pulau. Mereka pun mengubur jasad teman-temannya dalam satu tanah lapang yang luas. Yang kemudian dikenal dengan sebutan, kuburan bajak laut.



Kini, pemerintah Madagaskar memasukan Ile Sainte-Marie dalam daftar destinasi yang wajib dikunjungi turis. Jika pandemi Corona telah lewat, cobalah datang dan lihat langsung kuburan bajak laut.

Untuk menuju Ile Sainte-Marie, turis dapat naik pesawat Air Madagascar, dari Antananarivo (ibukota negara Madagaskar) ke Bandara Sainte Marie.


Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(bnl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA