Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 05 Mei 2020 10:16 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Beruang Turun 'Gunung', Terlihat Lagi Setelah 150 Tahun Menghilang

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Beruang Cokelat Spanyol
Beruang Cokelat Spanyol (Foto: CNN)
Ourense -

Kamera dari rumah produksi film telah merekam beruang cokelat pertama di Spanyol. Hewan itu diyakini tak terlihat di Negeri Matador dalam 150 tahun terakhir.

Diberitakan CNN, rekaman itu ada di sebuah kamera yang tak sengaja tertinggal di Natural Park O Invernadeiro, Ourense, Galicia, Spanyol. Kamera ini digunakan untuk merekam sebuah film tapi malah merekam beruang jantan muda yang berusia tiga hingga lima tahun, menurut pernyataan rumah produksi Zeitun Films.

Dalam video itu terlihat beruang cokelat muda sedang mengais sesuatu di rerumputan di depan satu kamera. Dan dalam rekaman kamera sensor malam menunjukkan hewan itu menggaruk punggungnya di sebuah batang pohon.

Menurut kru yang bekerja dengan para ahli lingkungan taman itu, Ricardo Prieto Rocha dan Tomás Pérez Hernández, mengatakan bahwa beruang itu akan tinggal di O Invernadeiro sepanjang musim dingin.

Artinya Natural Park O Invernadeiro dapat menjadi rumah bagi populasi beruang lain di masa depan, tambah mereka dalam suatu pernyataan.

Beruang Cokelat SpanyolBeruang Cokelat di Spanyol (Foto: CNN)

"Setelah bertahun-tahun bekerja di konservasi, kawasan lindung Natural Park O Invernadeiro telah menjadi habitat yang cocok untuk beruang cokelat," demikian bunyi pernyataan itu.

Kru menempatkan beberapa kamera di Natural Park O Invernadeiro dua tahun lalu untuk sebuah proyek yang disebut Montaña ou Morte. Film itu diproduksi oleh Felipe Lage dan disutradarai oleh Pela del Alamo.

Beruang cokelat telah menjadi spesies yang dilindungi di Spanyol sejak tahun 1973 dan secara historis diketahui hidup di wilayah Galicia meskipun hanya sebentar.

Natural Park O Invernadeiro memiliki luas sekitar 6.000 hektar. Kawasan ini adalah habitat bagi serigala, babi hutan, rusa, dan kucing gunung liar.



Simak Video "Warga Daerah Terpencil Ini Berkurang Setengah Gegara Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA