Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 25 Jul 2020 15:16 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Segitiga Bermuda, antara Fakta dan Misteri yang Belum Terpecahkan

Elmy Tasya Khairally
detikTravel
segitiga bermuda
Foto: ilustrasi: Fuad Hasim
Jakarta -

Segitiga Bermuda, kita mengenalnya sebagai tempat misteri di mana kapal-kapal raib begitu saja. Sebenarnya, apa yang terjadi?

Dikutip World Atlas oleh detikcom, Segitiga Bermuda disebut juga Segitiga Setan atau Gang Badai. Wilayah yang berada di sekitar bagian barat Samudra Atlantik utara ini dikenal sebagai tempat di mana kapal dan pesawat menghilang tanpa jejak. Sehingga, Segitiga Bermuda dianggap sebagai tempat misterius yang hingga kini masih menyisakan tanda tanya bagi manusia.

Nama Segitiga Bermuda ini diberikan oleh penulis Vincent Gaddis pada tahun 1964. Dia menuliskan frasa untuk majalah pulp pria bernama Argosy. Namun bukan dia yang membuat daerah ini terkenal di dunia, dialah Charles Berlitz, si pengarang buku berjudul "The Bermuda Triangle" pada tahun 1974.

Berlitz mengemukakan teori adanya dunia bawah laut Atlantis dan kaitannya dengan Segitiga Bermuda. Bukunya laris dan banyak media yang mulai membicarakannya, misterinya pun menjadi rahasia umum.

Sehingga, selama bertahun-tahun orang-orang mulai mencari cara untuk memecahkan misteri yang ada di balik Segitiga Bermuda. Termasuk yang mengatakan bahwa Segitiga Bermuda adalah sebuah portal waktu, lalu ada juga yang melibatkan makhluk ruang angkasa.

Teori-teori itu tak ada yang meyakinkan, namun ketika datang ke Segitiga Bermuda, segala sesuatu bisa terjadi.

Hingga, beberapa orang pun mulai memberikan penjelasan yang lebih realistis, kebanyakan berkaitan dengan geologi. Para ilmuwan mengatakan bahwa pesawat dan kapal yang lenyap di Segitiga Bermuda dihancurkan oleh gas metana yang mudah terbakar. Percikan listrik atau kilat menyulut gelembung metana yang muncul ke permukaan laut, hingga menyebabkan kapal-kapal tenggelam.

Tapi, teori ini pun tidak sepenuhnya valid, karena metana bisa ditemukan di seluruh dunia. Kenapa kecelakaan ini selalu terjadi di Segitiga Bermuda?

Lalu ada lagi teori yang lebih sederhana, yaitu munculnya gelombang pasang. Penjelasan yang masuk akal, namun masih menyisakan banyak pertanyaan lain. Ada anomali geomagnetik aneh yang entah bagaimana bisa menjatuhkan pesawat ke laut dan menghilang.

Berbeda dengan semuanya yang mengeluarkan teori, seorang jurnalis bernama Larry Kusche justru memberikan jawaban tak terduga. Dia percaya bahwa sebenarnya tak ada misteri sama sekali dan cerita tentang semua kapal dan pesawat yang hilang adalah sebuah kesalahan.

Dia mengklaim orang-orang sengaja membuat cerita ini menjadi misteri, sebagian besar peneliti juga tidak menyelidiki dengan benar. Banyak laporan yang berisi data lama yang sebagian besar salah.

Bahkan, dia juga menganalisis buku-buku yang berhubungan dengan aspek paranormal Segitiga Bermuda dan berhasil menemukan kesalahan di sana. Banyak misteri di sekitar wilayah ini dibuat oleh orang-orang yang ingin membuat cerita menarik.

Tak ada yang mengetahui kebenarannya secara pasti. Banyak orang yang percaya ada misteri yang tersembunyi, ada juga yang percaya bahwa sebenarnya ada penjelasan logis yang belum terpecahkan.



Simak Video "Sempat Dikabarkan Hilang, Kapal Kargo di Bali Ditemukan!"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA