Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 07 Nov 2020 05:33 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

London Buka Wisata Sejarah ke Kuburan Yahudi

Syanti Mustika
detikTravel
Willesden Jewish Cemetery
Foto: (dok Willesden Jewish Cemetery)
Jakarta -

London membuka wisata sejarah ke kuburan dengan metode eksplorasi. Makam ini telah berusia lebih dari 1 abad.

Diberitakan Lonely Planet, Sabtu (7/11/2020), London mempunyai daya tarik wisata baru, yaitu wisata ke kuburan kuno bernama Willesden Jewish Cemetery. Kuburan itu berada di kawasan yang tenang bagian barat laut kota London.

Willesden Jewish Cemetery bukanlah kawasan baru di sana. Kuburan itu berumur 150 tahun. Pertama kali dibuka pada tahun 1873 dengan 30.000 kuburan, ada sejarah panjang menyertainya.

Kuburan ini didirikan dengan gaya seperti taman di Magnificent Seven London, sebuah julukan yang diberikan kepada sekelompok kuburan era Victoria, seperti Pemakaman Highgate yang terkenal. Tapi ini bukan gaya khas kuburan Yahudi.

"Banyak yang dimakamkan di sini adalah anak-anak dari pengungsi. Kami ingin orang-orang tahu betapa bangganya kami menjadi orang Inggris dan juga bangga dengan leluhur Yahudi kami. Orang mati diberi penghormatan yang sangat besar. Kami percaya bahwa anda keluar seperti saat masuk, tanpa apa-apa," kata Ingrid Sellman, pemandu wisata di Pemakaman Yahudi Willesden.

Willesden Jewish CemeteryTur di Willesden Jewish Cemetery Foto: (dok Willesden Jewish Cemetery)

Untuk pertama kalinya, Pemakaman Yahudi Willesden menjalankan tur berpemandu di lapangan dan memiliki pameran tentang sejarahnya di bekas kantor administrasi pemakaman, yang sekarang disebut House of Life. Bangunan pemakaman juga telah direnovasi dan dilengkapi dengan instalasi suara sensor gerak yang menjelaskan tradisi pemakaman Yahudi dan membangkitkan suasana doa dan zikir.

Pemakaman Yahudi Willesden adalah tempat peristirahatan terakhir dari banyak nama penting dalam sejarah. Sebut saja 23 anggota keluarga Rothschild, perancang busana Kurt Geiger, pelukis Simeon Solomon, H. Samuel yang terkenal dengan perhiasan, dan dekoder DNA Rosalind Franklin, yang tidak dikreditkan dengan penemuan struktur heliks ganda sampai setelah kematiannya, itulah mengapa tidak disebutkan pada nisannya.

Tetapi cerita tentang orang-orang biasa yang dikuburkan di sini sama pentingnya. Dan tur sering kali dipimpin oleh sukarelawan yang memiliki anggota keluarga yang dikuburkan di sini, menjadikan tur tersebut sebagai pengalaman unik yang menyentuh.

"Kami ingin menunjukkan keragaman nyata dari pengalaman orang Yahudi, tidak hanya tentang orang Yahudi yang kaya dan terkenal," kata Emma Weleminsky-Smith, Manajer Kegiatan dan Relawan pemakaman.

Pemakaman Yahudi Willesden buka mulai pukul 10.00 hingga 13.00 pada hari Senin hingga Kamis. Dan hingga pukul 16.00 pada hari Minggu. Masuk dan tur berpemandu gratis, tetapi ada iuran donasinya. Pemakaman itu juga menjalankan acara virtual online selama pandemi virus corona.



Simak Video "Inggris Rayakan Kebebasan Meski Kasus Covid-19 Tinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA