Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 20 Jan 2021 21:05 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

5 Fakta Gedung Capitol, Tempat Pelantikan Biden Jadi Presiden AS

Putu Intan
detikTravel
Pelantikan Presiden AS menjadi momen penting yang ditunggu-tunggu warga Amerika hingga dunia. Biasanya dalam situasi normal, pelantikan presiden akan berlangsung meriah dan dihadiri jutaan warga Amerika Serikat yang berkumpul di komplek Gedung Capitol, Washington DC.
Gedung Capitol. Foto: AP Photo
Washington DC -

Gedung Capitol terus dijaga ketat jelang pelantikan Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat (AS). Gedung ini punya sejumlah fakta unik yang perlu kamu tahu.

Nama Gedung Capitol belakangan ini ramai diperbincangkan menjelang pelantikan Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat (AS). Dari penelusuran detikcom, pemberitaan mengenai gedung ini mulai muncul pada 6 Januari 2021, ketika terjadi kerusuhan yang dilakukan pendukung Donald Trump.

Massa pendukung Donald Trump diketahui menduduki Gedung Capitol dan dalam bentrokan yang terjadi, sebanyak 5 orang meninggal dan 52 orang telah ditangkap.

Gedung Capitol kembali masuk pemberitaan setelah pada Senin (18/1/2021) dijaga ketat karena ditemukan asap di dekat kompleks gedung. Asap itu diketahui berasal dari kebakaran yang terjadi di beberapa blok area tersebut.

Akibat peristiwa ini, gladi bersih pelantikan di Gedung Capitol terpaksa ditiadakan. Gedung itu ditutup dan tak ada satupun orang yang boleh keluar atau masuk.

Namun di balik berbagai ketegangan pemberitaan terkait Gedung Capitol, terdapat berbagai fakta yang perlu traveler ketahui dari gedung bersejarah ini. Apa saja? Simak penjelasannya.

1. Dibangun pada 1793

Kericuhan sempat terjadi di Gedung Capitol AS saat massa pendukung Donald Trump berdemo. Lihat yuk sejarah gedung ini. Foto: Getty Images

Gedung Capitol tergolong gedung tua karena mulai dibangun sejak 18 September 1793. Saat itu Presiden AS pertama yakni George Washington meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan.

Dalam pembangunan ini, area sayap utara lebih dulu selesai. Dengan demikian pada tahun 1800, kongres AS dapat melakukan pertemuan pertama mereka.

Setelah itu pada 1807, sayap selatan selesai dibangun. Pada saat itu, giliran anggota parlemen yang melakukan pertemuan di sana.

Kemudian pada tahun 1811, kedua bangunan tadi dihubungkan. Dalam perjalanannya, gedung ini sudah pernah terbakar oleh pasukan Inggris pada tahun 1814, dibangun lagi, kemudian diperluas dan direstorasi menjadi seperti yang kita lihat sekarang.

2. Fungsi Gedung Capitol

Kericuhan sempat terjadi di Gedung Capitol AS saat massa pendukung Donald Trump berdemo. Lihat yuk sejarah gedung ini. Foto: Getty Images

Gedung Capitol difungsikan sebagai lokasi pertemuan para anggota kongres AS. Selain itu, Capitol juga menjadi kantor kongres dan kerap digunakan untuk upacara nasional kenegaraan.

Selain kedua fungsi utama tadi, Gedung Capitol juga menjadi museum seni dan sejarah. Masyarakat umum diizinkan untuk datang ke sana dan berdasarkan laporan tahunan, ada 3-5 juta orang yang berkunjung ke museum tersebut.

Selanjutnya: Gedung Capitol punya ratusan ruangan

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA