Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 07 Jan 2021 21:05 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Gedung Capitol, Gedung Bersejarah di Amerika yang Ternoda

U.S. Capitol is seen shortly after beginning of the Government shutdown in Washington, U.S., January 20, 2018. REUTERS/Yuri Gripas
Foto: Gedung Capitol di AS (REUTERS/Yuri Gripas)
Washington DC -

Capitol merupakan salah satu gedung paling bersejarah di Amerika. Gedung kongres AS ini tengah ternoda akibat aksi rusuh suporter fanatik Donald Trump.

Capitol adalah gedung dengan sejarah yang sangat panjang di Amerika Serikat. Di sinilah pusat pemerintahan Amerika Serikat berada. Namun sejarah Gedung Capitol harus ternoda pada hari Rabu (6/1) akibat aksi rusuh pendukung Presiden Donald Trump.

Total ada 4 korban meninggal dunia akibat aksi yang diklaim sebagai aksi damai tersebut. Kemudian ada 52 orang yang ditangkap. Pada kenyataannya, massa pendukung Donald Trump sampai menduduki Capitol Hill dan harus dihalau oleh aparat kepolisian.

Massa Pendukung Trump Serbu Gedung Capitol, Pengamat: Ini PengkhianatanMassa Pendukung Trump Serbu Gedung Capitol Foto: DW (News)

Dihimpun detikTravel dari beberapa sumber, Kamis (7/1/2021), Gedung Capitol merupakan Kantor Kongres Amerika Serikat. Gedung ini sudah menjadi saksi pelantikan presiden AS mulai dari presiden ke-3 Thomas Jeferson, hingga Presiden AS ke-45 Donald Trump.

Di tempat inilah, Senat dan DPR AS berdiskusi, berdebat panas dalam memutuskan kebijaksanaan nasional, mengembangkan konsensus dan meracik undang-undang Amerika Serikat.

Mulai Dibangun 1793

Tepat pada 18 September 1793, George Washington meletakkan batu pertama Gedung Capitol Amerika Serikat, sebagai tanda dimulainya pembangunan gedung tersebut.

Area sayap utara adalah bagian gedung Capitol pertama yang diselesaikan. Peristiwa itu terjadi di tahun 1800, kongres AS pun mengadakan pertemuan pertama di sayap utara Capitol.

Setelah itu, di tahun 1807 sayap selatan gedung Capitol selesai dibangun. Pertemuan pertama anggota dewan pun berlangsung di sayap selatan. Di tahun 1811, kedua sayap itu selesai dihubungkan.

Butuh waktu hampir satu abad untuk menyelesaikan gedung berkubah putih ini. Banyak arsitek silih berganti mengerjakan gedung ini. Gedung Capitol sendiri memiliki 540 ruangan.

Dalam perjalanannya, gedung ini sudah pernah terbakar oleh pasukan Inggris pada tahun 1814, dibangun lagi, kemudian diperluas dan direstorasi menjadi seperti yang kita lihat sekarang. Gedung Capitol kini bukan hanya monumen untuk pendirinya tapi juga untuk rakyat Amerika dan pemerintahannya.

Gedung Capitol Jadi Ikon Pemerintahan

Hingga sekarang, Gedung Capitol jadi ikon gedung pemerintahan di Negeri Paman Sam. Setiap tahun gedung ini tak kurang dikunjungi 3 hingga 5 juta wisatawan dari berbagai belahan dunia.



Simak Video "Diduga Picu Kericuhan Capitol, TikTok Hapus Video Donald Trump"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA