Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 13 Mar 2021 21:11 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Mengenal Kota Hwaseong, TKP Pembunuhan Berantai Legendaris Korsel

Putu Intan
detikTravel
Kota Hwaseong Korea Selatan
Kota Hwaseong di Korea Selatan. Foto: Ivana Kottasova/CNN
Jakarta -

Bicara soal pembunuhan berantai, kasus ini juga pernah terjadi di Korea Selatan, tepatnya di Kota Hwaseong. Meski punya masa lalu kelam, kota ini terus berkembang sampai bakal jadi pusat wisata baru di Korsel.

Kota Hwaseong merupakan salah satu kota yang terletak di Provinsi Gyeonggi. Kota ini berada cukup jauh dari Seoul, yakni sekitar 42 kilometer.

Hwaseong bisa disebut sebagai kota industri karena di sana banyak berdiri pabrik-pabrik seperti Kia dan LG Electronics. Dikutip dari CNN, Hwaseong juga menjadi fasilitas penelitian berskala global dari Hyundai dan Samsung.

Tapi andai traveler berkunjung ke sana, masih banyak juga ditemukan lahan-lahan pertanian dan lahan kosong yang belum dikembangkan, baik untuk industri maupun permukiman.

Jumlah penduduknya pun tak begitu padat. Berdasarkan catatan per 2016, jumlah penduduknya sekitar 619 ribu jiwa. Mereka tersebar di wilayah kota seluas hampir 690 kilometer persegi.

Kendati terlihat belum seberkembang kota lainnya di Gyeonggi, Kota Hwaseong telah diproyeksikan akan menjadi pusat wisata baru di Korsel. Di sana akan dibangun Universal Studio keempat di Asia dan rencananya akan dioperasikan pada 2021.

Akan tetapi, di balik segala pembangunan yang saat ini terus berjalan di Hwaseong, kota ini menyimpan sejarah pembunuhan berantai yang terkenal tak hanya di Korsel tetapi juga dunia. Kota ini pernah mengalami masa kelam ketika teror pembunuhan pada wanita terus terjadi selama 5 tahun.

Kasus pembunuhan berantai ini terjadi mulai 15 September 1986 hingga 3 April 1991. Total ada 10 korban perempuan dari aksi pembunuhan yang didahului dengan pemerkosaan itu. Usia korban juga beragam, mulai 13 hingga 71 tahun.

Kasus ini menjadi semakin ramai lantaran pelakunya tidak berhasil ditangkap selama puluhan tahun. Barulah pada akhir September 2019 atau selang 33 tahun setelah kasus itu terjadi, polisi berhasil menemukan pelakunya.

Pelakunya adalah seorang pria bernama Lee Choon Jae. Pelaku berhasil diidentifikasi setelah adanya kecocokan DNA dari 3 pakaian korban dengan Lee.

Menariknya, Lee ternyata sudah meringkuk di penjara namun untuk kasus yang berbeda. Lee masuk penjara pada 1994 usai dia melakukan pemerkosaan dan pembunuhan pada adik iparnya yang masih berusia 19 tahun. Akibat perbuatan itu, Lee dijatuhi hukuman seumur hidup oleh Mahkamah Agung Korsel pada 1995.

Karena sudah mendapatkan hukuman terberat yakni hukuman seumur hidup, kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Lee tak lagi disidang. Kasus ini akhirnya ditutup dan polisi mengungkapkan bahwa Lee merupakan seorang psikopat.

Saking legendarisnya kasus ini, sutradara kenamaan Korsel yaitu Bong Joon Hoo mengangkatnya menjadi film yang berjudul Memories of Murders pada 2003. Film ini menceritakan tentang proses kepolisian mencari pelaku pembunuhan Kota Hwaseong yang pada akhirnya menemui jalan buntu.



Simak Video "Korea Selatan Cetak Rekor Lagi Tambahan Kasus Harian Covid-19 "
[Gambas:Video 20detik]
(pin/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA