Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 20 Jun 2021 12:47 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Habis Gelap Terbitlah Terang, Itulah Maldives

bonauli
detikTravel
Maladewa
Foto: Maladewa (Thinkstock)
Male -

Maldives kini memang dipuja-puja. Tapi tahukah kamu, kalau dulunya Maldives punya masa lalu yang menyedihkan.

Sebelum resor-resor mewahnya, Maldives bagai harta karun tersembunyi. Sangat sulit dikunjungi karena tak adanya transportasi ke sana. Warganya belum bergantung dari pariwisata dan hidup miskin.

Semua bermula dari Mohamed Umar 'MU' Maniku dan tiga ornag temannya. MU saat tu membuat resor pertama di tahun 1972. Kurumba. Ini menjadi cikal bakal kehidupan pariwisata Maldives.

Kurumba memiliki arti kelapa dalam bahasa Dhihevi lokal. Karena resor ini berdiri di atas perkebunan kelapa yang tak berpenghuni.

Dilansir dari CNN, resor pertama dibangun tanpa adanya amenitas dari pemerintah. Bayangkan, punya resor di pinggir pantai tapi tak punya dermaga.

Tamu pertama datang. Mereka kebanyakan adalah jurnalis dan fotografer dari Italia. Mereka tiba di resor dengan menggunakan perahu.

Namun karena tak ada dermaga, mereka harus turun dari perahu dan menjangkau pantai dengan berjalan kaki. Mau tak mau, pakaian mereka akan terendam sampai ke pinggang karena tingginya air laut.

Akomidasi pertama Kurumba terbuat dari karang dan batu kapur. Karena Maldives hanyalah hamparan pulau kelapa. Segala yang diperlukan harus dipesan di luar Maldives.

Barang-barang yang dipesan dibawa dengan menggunakan kapal. Ini bisa memakan waktu sampai tiga bulan.

Tak semaju sekarang, dulu surat kabar saja datang terlambat sampai berbulan-bulan. Layanan telepon tidak konsisten dan tak bisa diharapkan. Parahnya lagi kalau sampai lupa membawa sikat gigi. Wisatawan harus rela untuk tidak menyikat gigi karena tak ada toko kelontong di sana.

Jangankan toko kelontong, penduduknya saja hanya dua orang. Yang bisa dilakukan hanya memancing dan berjemur.

Karena jasanya, MU dijuluki sebagai 'Pria yang membangun surga'. Dengan keindahan alam Maldives, MU mampu meyakinkan wisatawan bahwa Maldives adalah surga.

Kini ada lebih dari 100 resor mewah yang tersebar di lebih dari 1.200 pulau. Fasilitas mewah dan kecanggihan teknologi menjadi keunggulan dari Maldives.

"Beberapa dari mereka, Anda tahu, berjemur terlalu lama hingga seperti lobster. Meski demikian mereka sangat senang." kenang MU.



Simak Video "Eks Presiden Maladewa Jadi Korban Serangan Bom"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA