Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 31 Agu 2022 10:28 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Virus Corona Hantui Kepulauan Terpencil di Samudera Pasifik

Majuro town centre aerial view, Central Business district, Marshall Islands, Micronesia, Oceania, South Pacific Ocean. Delap, Uliga, Djarrit villages. Azure turquoise atoll lagoon, blue tropical skies
Foto: Kepulauan Marshall (iStock)
Marshall Islands -

Kasus virus Corona sampai juga di Kepulauan Marshall, sebuah kepulauan mungil nan terpencil di Samudera Pasifik. Mereka tengah berjibaku melawan virus itu.

Dua tahun lebih pandemi virus Corona terjadi, Kepulauan Marshall akhirnya terkena imbasnya juga. Padahal kepulauan ini letaknya sudah sangat terpencil dan jauh dari mana-mana.

Menurut laporan BBC yang dikutip detikTravel, Senin (29/8/2022) kasus positif Corona di Kepulauan Marshall makin meroket setiap harinya. Sejak Jumat akhir pekan lalu, jumlah kasus positif Corona di kepulauan ini sudah berlipat ganda dari sebelumnya.

Otoritas setempat mengatakan, 75% dari seluruh hasil tes Corona yang dilakukan di kepulauan itu, hasilnya positif. Tentu saja itu bukan kabar yang menggembirakan bagi pemerintah setempat.

Kepulauan Marshall sendiri memiliki populasi 59.000 orang. Kasus pertama positif Corona di Kepulauan Marshall tercatat pada bulan Oktober 2020. Saat itu, ada dua orang traveler yang baru pulang dari Amerika Serikat dan dinyatakan positif COVID-19.

Meroketnya kasus positif Corona di Kepulauan Marshall di luar dugaan banyak pihak. Padahal di awal bulan Agustus ini, di Kepulauan Marshall tidak mencatatkan adanya transmisi virus di antara masyarakatnya.

Tingkat vaksinasi di Kepulauan Marshall juga cukup tinggi, mencapai 70% dari total populasi. Namun baru pada pekan lalu, pemerintah Kepulauan Marshall menyatakan kondisi darurat kesehatan akibat banyaknya orang yang terinfeksi COVID-19.

Kasus penularan antar orang ke orang dikonfirmasi di Kepulauan Marshall. Pemerintah setempat langsung menutup sekolah dan tempat-tempat umum. Saat ini, ada 3.036 kasus positif Corona di kepulauan yang berjarak 5.300 kilometer dari Australia ini.

Sekjen Menteri Kesehatan Kepulauan Marshall, Jack Niedenthal meminta agar semua orang yang merasakan gejala tidak enak badan untuk melaporkan diri ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.



Simak Video "Jokowi Minta Penangan Covid Terus Lanjut Meski Kasus Menurun"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA