Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 28 Agu 2021 05:33 WIB

TRAVEL NEWS

Negara Tajir Melintir di Selatan Pasifik Ini Terancam Lenyap dari Bumi

bonauli
detikTravel
Tuvalu
Tuvalu (Getty Images)
Funafuti -

Negara kecil di Samudera Pasifik ini tajir melintir. Namun, tampaknya uang tidak bisa menyelamatkan mereka.

Tuvalu, negara kecil nan kaya-raya di Samudera Pasifik itu, sedang menghadapi ancaman serius. Negara kecil yang hanya memiliki sembilan pulau dan penduduk sebanyak 11.646 jiwa itu berpotensi besar tenggelam.

Ancaman itu muncul pemanasan global. Dikutip dari Daily Star, tanda-tanda tenggelamnya negara yang diberkahi laut yang sangat indah itu mulai tampak.

Tanah Tuvalu dulu sangat subur, sekarang sudah tandus. Penyebabnya diduga karena penyerapan garam.

Penyimpanan air bawah tanah mereka juga sudah dibanjiri dengan air laut. Mau tak mau, warga Tuvalu kini bergantung pada air hujan.

TuvaluTuvalu Foto: (Getty Images)

Situasi itu disadari betul oleh pemerintah setempat. Upaya instan adalah memindahkan penduduk ke tempat lain.

Perdana Menteri Tuvalu mengatakan perubahan iklim mengancam eksistensi Tuvalu dan bukan perkara mudah untuk melawannya.

"Kenaikan suhu sebanyak 1,5 derajat celcius akan menjadi bencana bagi Pasifik," ujar Perdana Menteri Tuvalu Kausea Natano.

Bukan hanya Tuvalu, beberapa pulau di Pasifik pun mengalami nasib serupa. Di antaranya, Kepulauan Solomon, Kepulauan Marshall, dan pulau-pulau di Pasifik barat.

Tuvalu makin panik karena ternyata menurut laporan PBB titik setinggi 4,5 meter di atas permukaan laut akan segera tertutup laut. Kalau bumi terus-menerus diberikan emisi karbon seperti sekarang ini, permukaan laut akan naik sebanyak 77 cm dibandingkan pada tahun 2100.

Meskipun emisi karbon dikurangi, negara seperti Tuvalu dan pulau atol lainnya tetap akan berada di bawah ancaman. Pengurangan emisi karbon hanya akan membuat air laut naik 38 cm saja.

"Titik tertinggi di atas permukaan laut di Tuvalu mungkin 4,6 meter, tetapi ketinggian umum dari permukaan laut adalah sekitar 1,2 meter. Mereka tidak memiliki banyak pertahanan. Tuvalu akan berada di bawa air dalam beberapa tahun ke depan," ujar ilmuwan iklim Shayne McGregor dari Monash University di Melbourne.

Halaman berikutnya >>> Tentang Kekayaan Tuvalu

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "37 Persen Orang di Dunia Meninggal karena Pemanasan Global"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA