Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 25 Nov 2022 05:41 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Sekilas Perbandingan Bus Kota di Bangkok dan Jakarta, Pemenangnya...

Bus tua Bangkok
Bus tua di Bangkok (Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Bangkok -

Mari sedikit membandingkan bus kota yang ada di Bangkok dan Jakarta. Sekilas, pengalaman-pengalaman ini akan jadi penentu mana yang lebih unggul.

Menurut kami, yang datang ke Bangkok beberapa waktu lalu, faktor pertama yang amat berpengaruh saat menaiki angkutan kota yang tidak ber-AC adalah kondisi cuaca dan suhu. Di bulan ini, cuaca di Thailand cenderung bersahabat dan tidak terlalu panas karena bagian utaranya memasuki musim dingin.

Ada beberapa jenis angkutan massal di Kota Bangkok, yakni bus, perahu, MRT sampai Skytrain. Kali ini kami akan fokus ke busnya, terutama yang non AC.

Jadi, Kota Bangkok masih memiliki transportasi tua hingga saat ini. Tiketnya pun terbilang murah, hanya sekitar 10 baht saja atau Rp 4.500.

Bus besar tanpa AC masih bisa beroperasi di tengah kota Bangkok. Traveler bisa menaikinya dengan berdiri dan melambaikan tangan di halte-halte yang kebanyakan hanya memiliki papan tanda tanpa atap dan tempat duduk.

Bus tua BangkokBus tua Bangkok (Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

Jalur bus ber-AC dan non-AC, bersinggungan dan traveler bisa berpindah saat di persimpangan. Di jalanan kecil tengah Kota Bangkok, bus besar non-AC pun masih bisa ditemui dengan mudah.

Tidak ada jalur khusus dari bus kota di Bangkok itu. Memasuki bus non-AC, traveler akan dihampiri kernet. Ia akan menagih ongkos perjalanan secara konvensional dan beberapa ada yang sudah menggunakan kartu/cashless. Tempat uang milik si kernet pun ikonik.

Bus tua BangkokBus tua Bangkok (Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

Meski tidak ber-AC, bus tua Kota Bangkok tetaplah ramai penumpang. Tua muda menggunakannya untuk menjangkau tempat yang dimaksud.

Jika traveler ingin turun, ada tombol bel yang harus dipencet yang biasanya berlokasi ada di atas pintu keluar penumpang. Jadi, bus tidaklah berhenti di setiap halte dan tiap berhenti pastilah di sebuah halte atau tidak berhenti sembarangan.

Lalu, manakah pemenangnya dari sekilas penilaian itu? Kami cenderung menyukai ketertiban yang dimiliki TransJakarta karena memiliki halte yang baik dan sistem pembayaran terkini.



Simak Video "Aksi Demo Tolak KTT APEC di Thailand Dibubarkan Tembakan Peluru Karet"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA