Gerbong Wanita Dipindah ke Tengah, Setuju?

Polling

Gerbong Wanita Dipindah ke Tengah, Setuju?

Usulan pemindahan posisi gerbong khusus wanita pada KRL menuai sorotan luas dan memicu polemik di tengah publik. Wacana tersebut mencuat setelah insiden kecelakaan kereta api di Bekasi Timur, yang menimbulkan korban jiwa dan memantik berbagai evaluasi terhadap sistem keselamatan transportasi rel.
Foto: Andhika Prasetia/DetikFoto
Jakarta -

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, mengusulkan agar posisi gerbong khusus wanita dipindahkan ke bagian tengah rangkaian kereta.

Usulan ini muncul setelah kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur, dengan pertimbangan bahwa posisi tengah dinilai lebih aman untuk meminimalkan risiko korban, khususnya perempuan.

Sementara itu Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan laki-laki dan perempuan sama-sama tak boleh jadi korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang belum pernah terjadi sebelumnya ada tumbukan dari KRL dari belakang dihantam oleh kereta api jarak jauh. Dan kebetulan yang paling belakang adalah kereta khusus wanita. Pasti ada concern mengapa justru yang paling rentan yang kita siapkan secara khusus selama ini gerbongnya, justru yang mendapatkan bisa dikatakan risiko yang paling tinggi," ujar AHY kepada wartawan setelah menjenguk korban di RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026).

"Ini juga bagian yang akan kita terus evaluasi, tapi yang jelas adalah laki dan perempuan sama saja, tidak boleh menjadi korban dalam insiden apa pun," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Dia mengatakan yang jadi persoalan bukan laki-laki dan perempuan. Dia mengatakan pemerintah fokus memperbaiki sistem agar kecelakaan serupa tak terulang.

"Jadi yang kita fokuskan adalah bukan perempuan dan lakinya tetapi bagaimana sistem transportasi kereta dan sistem transportasi publik lainnya ini aman, selamat, menghadirkan rasa aman, nyaman, dan juga safety first itu benar-benar bukan hanya menjadi jargon tapi benar-benar bisa kita terapkan dengan baik," ujarnya.

Ikuti Polling lainnya
Hide Ads