Mona Lisa dan Sejuta Pesona Louvre
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Mona Lisa dan Sejuta Pesona Louvre

Fitraya Ramadhanny - detikTravel
Jumat, 20 Apr 2012 10:38 WIB
loading...
Fitraya Ramadhanny
Museum Louvre, museum paling tersohor di dunia (Foto: Fitraya/detikTravel)
Mona Lisa, mahakarya paling berharga milik Louvre (Foto: Fitraya/detikTravel)
Para wisatawan ramai-ramai memfoto Mona Lisa (Foto: Fitraya/detikTravel)
Piramida terbalik, bangunan unik di dalam Louvre (Foto: Fitraya/detikTravel)
Jangan lupa oleh-oleh foto repro Mona Lisa (Foto: Fitraya/detikTravel)
Mona Lisa dan Sejuta Pesona Louvre
Mona Lisa dan Sejuta Pesona Louvre
Mona Lisa dan Sejuta Pesona Louvre
Mona Lisa dan Sejuta Pesona Louvre
Mona Lisa dan Sejuta Pesona Louvre
Jakarta - Popularitasnya jauh lebih besar dari ukuran kanvasnya. Itulah lukisan Mona Lisa yang menjadi sumber pesona Museum Louvre, museum yang paling banyak dikunjungi orang sedunia.Musee du Louvre, begitulah masyarakat Paris menyebut museum nasional yang dahulu adalah istana raja Prancis ini. 8,5 Juta pengunjung datang setiap tahun untuk melihat lebih dari 35.000 benda seni dan bersejarah. Namun yang paling menjadi maha karya di museum ini adalah lukisan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci.Louvre berada tepat di jantung kota Paris, 1er Arrondissement atau distrik nomor satu, tepat di tepi Sungai Seine. Louvre adalah museum yang sangat luas yang terbagi menjadi 3 bagian membentuk huruf 'U', yaitu sayap Richelieu menghadap Utara, sayap Sully yang menghadap Timur dan sayap Denon yang menghadap Selatan.Di tengah-tengah adalah lapangan Napoleon dimana terdapat pintu masuk museum berupa Glass Pyramide. Ini adalah sebuah bangunan piramida kaca yang unik dan futuristis, kontras dengan keseluruhan bangunan museum yang berarsitektur klasik. Dari piramida kaca ini pengunjung turun menuju lobi utama untuk membeli tiket.Soal antre, jangan ditanya. Para turis harus maklum dengan antrean mengular untuk masuk ke museum dan mengantre tiket seharga 10 Euro atau Rp 120 ribu. Namun ada kiat khusus. Datanglah ke Louvre pada hari Rabu atau Jumat setelah pukul 18.00 teng. Tiket dijual hanya 6 Euro atau Rp 72.000 dan museum sudah lebih sepi untuk dijelajahi.Jika berkunjung pada waktu spesial itu, tidak ada antrean mengular di luar piramida kaca. Brosur panduan berbahasa Inggris tidak berebutan diambil di pusat informasi. Antre tiket pun tidak panjang dan kita bisa langsung mengincar benda paling penting di Louvre, Mona Lisa. Dari lobi utama di bawah lapangan Napoleon, pengunjung bebas memilih mau menjelajah Louvre dari sisi yang mana. Tanpa basa basi, silakan langsung menuju Sayap Denon, Lantai 1, Ruang 6, tempat dipajangnya Mona Lisa. Pakai lift saja agar tidak jauh berjalan.Sayap Denon lantai 1 adalah lokasi lukisan-lukisan karya seniman ternama di Italia. Namun Mona Lisa punya tempat paling istimewa. Dia menempati sendiri sebuah dinding di tengah Ruang 6. Ternyata, lukisan Monalisa hanya berukuran 77 x 53 cm atau sedikit lebih besar dari foto studio 24 R. Ditambah dengan tampil sendirian di dinding, Mona Lisa tampak semakin mungil.Namun para penggemarnya sungguh luar biasa. Walaupun sudah petang, masih ada banyak orang mengerumuni Mona Lisa. Sebagai pengamanan, dipasang tali dengan jarak radius 3 meter agar pengunjung tidak terlalu dekat. Mona Lisa pun ditutup dengan kaca. Sementara seorang satpam museum mengamati tingkah laku pengunjung.Meskipun aturan museum melarang penggunaan lampu blitz dari kamera, pengunjung seolah tidak peduli. Kilatan blitz sahut menyahut di hadapan lukisan perempuan bernama asli Lisa del Giocondo ini. Satpam pun tampak santai-santai saja.Namun situasi ini lebih mendingan daripada mendatangi Mona Lisa di puncak kepadatan pengunjung. Sore itu, pengunjung masih bisa bergantian berfoto di depan Mona Lisa. Kalau pagi hari, mana bisa berdekatan dengan Mona Lisa seperti ini.Selain Mona Lisa, masih banyak maha karya di Museum Louvre. Di dekat Mona Lisa misalnya, di ruang 5, ada lukisan Da Vinci lainnya yaitu Madonna of The Rocks. Lukisan ini ikutan ngetop bersama Mona Lisa, setelah diangkat dalam novel The Da Vinci Code karya Dan Brown.Selain itu masih ada beberapa benda maha karya dan bersejarah antara lain patung Venus de Milo, mahkota Raja Louis XV, patung Firaun Ramses II, prasasti Kode Hammurabi, maha karya seni Islam dan berbagai koleksi mumi dan Sphinx. Rupanya tidak cukup waktu seharian penuh menjelajah 35 ribu benda seni dan bersejarah di Louvre. Pengunjung harus bijak memilih apa yang mau mereka lihat.Jika puas berkeliling jangan lupa membeli oleh-oleh. Lukisan repro Mona Lisa edisi resmi tersedia di toko souvenir Museum Louvre dalam berbagai ukuran dan harga yang terjangkau. Jangan lupa pula La Pyramide Inversee atau piramida kaca terbalik di dekat toko souvenir. Dan Brown masih dalam novelnya The Da Vinci Code mengklaim di bawah piramida terbalik ini ada makam Maria Magdalena. Anda berhak tidak percaya, tapi berfoto di piramida terbalik ini jangan dilewatkan.Nah, yang paling baru dari Museum Louvre adalah pemandu audio visual berbentuk console game Nintendo DS. Alat permainan game ini dimodifikasi menjadi alat informasi multimedia yang disewakan kepada pengunjung.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads