Siapa Sangka, Lampung Punya Alam Bawah Laut Seindah Ini

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Siapa Sangka, Lampung Punya Alam Bawah Laut Seindah Ini

Muhamad Taufiq Hidayat - detikTravel
Jumat, 08 Mar 2013 13:55 WIB
Jakarta - Β Tak perlu jauh-jauh ke Flores untuk menikmati keindahan alam bawah Indonesia. Pulau Tegal di Lampung juga memiliki keindahan bawah laut untuk para traveler. Kondisi pulau yang masih sepi, cocok untuk Anda yang ingin berakhir pekan tenang.Nama Tegal, terdengar asing jika dikatakan adalah sebuah pulau. Andaikan itu kota, pasti sudah banyak yang mengenalnya. Lokasinya pun berbeda, Pulau Tegal ada di ujung bagian selatan Sumatera, sedangkan Kota Tegal ada di Pulau Jawa.Selepas meninggalkan Pelabuhan Bakauheuni, kendaraan melaju ke arah Barat Laut Lampung. Petunjuk arah menuju Pantai Ringgung juga kurang jelas. Sebelumnya, kami harus ke pantai itu karena di pantai itulah Β perahu telah menunggu untuk membawa kami ke Pulau Tegal. Untuk menemukan Pantai Ringgung, cukup membuat kami berputar-putar seputar Kota Bandar Lampung.Tak lama, Pak Tang menyambut kami di Pantai Ringgung. Ia membantu memindahkan barang bawaan dari mobil, ke perahu bermesin motor dengan kapasitas 10 orang miliknya. Pantai Ringgung tidaklah bagus, jangan mengharapkan pantai berpasir putih yang indah. Hanya ada beberapa rumah panggung kayu dan warung kecil di tempat ini.Hijaunya air Teluk Lampung menyambut kedatangan kami. Airnya sangat tenang, hampir tidak ada riak. Gelombang air pun ada karena perahu motor kami yang membelah air. Perairan ini tidaklah dalam, kami masih bisa melihat dasar laut yang dipenuhi tumbuhan laut hingga sekitar 50 meter dari pinggir pantai. Selanjutnya warna berganti hijau tua menandakan laut sudah mulai dalam.Β Ketika saya menanyakan asal mula nama Pulau Tegal, Pak Tang tidak menyebutkan alasan pasti mengapa pulau ini disebut sebagai Pulau Tegal. Sebelumnya, kami juga mengutarakan niat untuk membeli beberapa ekor ikan kepada Pak Tang. Ya, karena banyak keramba di perairan ini.Sayangnya hal itu tidak memungkinkan, karena sebagian besar keramba ini mengembangbiakkan ikan kerapu bebek. Ikan ini akan digunakan sebagai komoditi ekspor dan tidak boleh diperjual belikan di lokasi.Kami memilih untuk mendirikan tenda di sisi sebelah barat Pulau Tegal. Bagian ini tidak terlalu ramai, ketimbang bagian sebelah timur pulau.Baru saja saya menceburkan diri ke tengah laut untuk snorkeling, seekor penyu besar langsung melintas tepat di bawah saya. Sayangnya saya tidak sempat mengabadikan gambarnya.Berulang kali mencari makhluk tersebut, tapi saya tidak dapat menemukannya lagi. Perairan ini sangat bagus, tidak heran bila sering dijadikan tempat untuk menyelam. Di sini, saya pun menemukan beberapa ikan hias warna-warni. Ada ikan clown fish yang asik bermain di anemon, bintang laut, parrot fish, dan juga ikan buntal.Esoknya, sebelum kembali ke Pantai Ringgung, kami menyempatkan diri untuk mendatangi Pulau Gosong. Tidak seperti pulau, ini hanyalah daratan berpasir yang akan hilang saat air pasang.Β Di sekitar pulau ini, pemandangan bawah airnya tidak kalah dengan Pulau Tegal. Bahkan di sini ada lebih banyak ikan dengan beragam jenis yang asik mondar-mandir tanpa mempedulikan kehadiran kami di sana. Andaikan ada kesempatan lain, saya ingin menyelam lagi di sekitar Pulau Tegal ini. Tunggu selanjutnya!Β  (travel/travel)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads