Menembus Hutan Belantara Demi Liburan ke Coban Rais

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Menembus Hutan Belantara Demi Liburan ke Coban Rais

Ilham Firdaus - detikTravel
Rabu, 24 Agu 2016 10:10 WIB
Jakarta - Liburan ke Malang, traveler bisa mencoba sensasi petualangan menembus hutan belantara. Semua hanya demi bisa menikmati Coban Rais, air terjun cantik di Malang.Coban Rais merupakan satu dari sekian banyak coban yang ada di Malang. Coban (air terjun) ini memiliki ketinggian sekitar 20 m dan merupakan salah satu obyek wisata air terjun di Kota Batu.Coban ini berada di ketinggian sekitar 1025 mdpl di Lereng Gunung Panderman. Dulunya, coban ini bernama Coban Sabrangan yang berarti jika hendak ke coban ini harus menyebrang 14 sungai.Untuk berkunjung ke Coban Rais mudahnya menggunakan sepeda motor. Ancer-ancernya adalah BNS (Batu Night Spectacular). Dari situ, traveler harus blusukan masuk ke gang dan perumahan warga. Tapi tenang, karena ada petunjuknya. Kalau bingung tanya saja ke warga yang berada di sana, mereka ramah kok.Ketika sudah menemukan tower pemancar saluran televisi, pintu masuk Coban Rais tidak jauh dari situ. Untuk menikmati Coban Rais cukup membayar tiket masuk seharga Rp 10 ribu per orang. Eits, tapi dari lokasi parkir masih perlu trekking menembus hutan belantara sekitar 1 jam.Ya, hutan. Karena sepanjang perjalanan akan melewati pepohonan yang rimbun dan masih asri. Namun 1 jam itu dijamin tidak akan terasa karena sepanjang perjalanan akan disuguhi pemandangan yang unik.Perjalanan diawali dengan trek yang landai dan vegetasi yang cukup terbuka. Beberapa menit berjalan, ada sebuah bukit yang terlihat menarik. Dari atas bukit itu, saya dapat melihat Gunung Panderman dan panorama Gunung Arjuna dikejauhan.Sepanjang perjalanan saya banyak menemukan hal-hal yang unik, seperti melewati formasi bebatuan layaknya sungai yang kering. Beberapa kali menyeberangi aliran air sungai yang kecil, hingga bertemu sekawanan kupu-kupu yang sedang hinggap di pepohonan dan permukaan tanah. Lalu, ketika saya lewat, kupu-kupu yang jumlahnya sangat banyak itu berterbangan mengelilingi saya. Keren!Jalan berakhir tepat dimana Coban Rais berada. Hawa di dekat air terjun cukup dingin. Mungkin akibat lokasinya berada pada ketinggian yang menembus 1000 mdpl lebih dan berada di tengah hutan yang vegetasinya cukup rapat, sehingga tidak terkena hangatnya sinar matahari.Apalagi ketika menyentuh airnya. Bukan segar lagi, namun terasa seperti air es, malah lebih dingin! Saya sampai tak berlama-lama di sana karena kedinginan setelah bermain air. Meski begitu, Coban Rais tetap istimewa bagi saya. Apalagi setelah berjuang untuk sampai ke sana. (travel/travel)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads