Wisatawan Ngaku Disergap di Aceh, Disbudpar: Apa-apaan Ini!

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Wisatawan Ngaku Disergap di Aceh, Disbudpar: Apa-apaan Ini!

Agus Setyadi - detikTravel
Sabtu, 26 Jan 2019 10:50 WIB
Wisatawan Ngaku Disergap di Aceh, Disbudpar: Apa-apaan Ini!
Foto: Wisatawan Disergap di Banda Aceh (Instagram/tercyduck.aceh)
Aceh - Curhat wisatawan yan ngaku disergap karena memesan taksi online viral di media sosial. Disbudpar Banda Aceh angkat suara.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbupdar) Kota Banda Aceh mengaku akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk membahas masalah tersebut.

"Selama ini wisatawan di Banda Aceh sangat aman. Tiba-tiba kok, saya juga terkejut tadi ada yang telepon saya kan. Terkejut juga saya apa-apaan ini," kata Kadisbudpar Kota Banda Aceh Rizha Idris saat dimintai konfirmasi wartawan, Jumat (25/1/2019) sore kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



"Makanya saya bilang saya koordinasi dulu dengan Kadis Perhubungan Banda Aceh. Ini kan hal yang sudah urgen yang harus kita koordinasikan," jelas Rizha.

Rizha mengaku tidak mengetahui secara pasti aturan taksi online di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Soalnya, pelabuhan masuk ke dalam wilayah Dinas Perhubungan. Sebelumnya di sana juga pernah ribu-ribut namun sudah diselesaikan.

"Saya gak tahu persis aturan main di situ, karena itu wilayahnya perhubungan. Kemarin pernah ribut sekali mungkin sudah difasilitasi tapi ini gak tau kenapa bisa terjadi lagi. Mungkin aturannya bagaimana itu saya tidak ngerti juga," ungkap Rizha.

View this post on Instagram

TURIS DARI SABANG KENA SERGAP OKNUM TAKSI GARA-GARA PESAN TAKSI ONLINE DI PELABUHAN ULELHEU. . Sekelompok turis yang baru saja tiba di Banda Aceh dari Sabang mendadak di sergap bagai maling oleh oknum taksi yang berada di pelabuhan Ulelheu Banda Aceh kamis (24/1) sore. . Mereka mengeluhkan aksi tersebut, karena menurut mereka memesan taksi online ongkos yang dibayarkan jelas tanpa ribet dan juga lebih praktis karena tidak perlu nego. Para wisatawan ini menyayangkan aksi oknum tersebut yang memperlakukan mereka bagai maling, karena langsung disergap oleh beberapa oknum taksi di pelabuhan. . Mereka juga berpesan kepada pemko dan dinas terkait, seharusnya tidak terjadi hal seperti itu di kawasan wisata, karena hal itu akan mengganggu kegiatan pariwisata di daerah ini. . Terima kasih tidak berkata kasar dan menghujat di kolom komentar akun @tercyduck.aceh. . Sumber citizen mencyduck

A post shared by Tercyduck Aceh Official (@tercyduck.aceh) on Jan 24, 2019 at 9:50am PST



Seperti diketahui, video berisi curhatan dua wisatawan yang mengaku disergap gara-gara memesan taksi online viral di media sosial. Kejadian itu disebut terjadi di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Aceh.

Dalam video berdurasi 43 detik tersebut terlihat seorang perempuan berkaca mata hitam menumpahkan unek-uneknya. Dia berbicara di dalam mobil yang melaju kencang. Di sampingnya, ada seorang pria yang mendukung pernyataan perempuan tersebut. Keduanya mengaku diperlakukan seperti maling saat hendak naik ke mobil yang mereka pesan. Kejadian itu disebut terjadi pada Kamis (24/1) kemarin.

"Saya pesan dari aplikasinya dan ketika kita keluar untuk dijemput kita disergap oleh beberapa orang, tidak bisa pergi. (Disergap) seperti maling dan panjang lebar dibilang oh ini aturan. Ini, ini," kata perempuan tersebut memulai curhatannya.

Sementara itu, Kapolsek Ulee Lheue Polresta Banda Aceh AKP Elfutri, membenarkan kejadian itu terjadi di Pelabuhan Ulee Lheue. Namun dia belum menjelaskan kronologis kejadian tersebut termasuk apakah korban melapor ke polisi atau tidak.

"Iya benar (di Pelabuhan Ulee Lheue)," jawab Elfutri singkat saat dikonfirmasi detikTravel. (wsw/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads