|
Kabut tipis bergerak di atas ranu menemani kami menunggu matahari terbit
|
|
Momen sunrise yang indah muncul tepat di tengah ranu
|
|
Kabut semakin indah ketika berpendar cahaya matahari terbit
|
|
Area camping yang nyaman, di belakang ada pondok peneliti dan toilet
|
|
Cerahnya matahari bisa kita nikmati sembari bersantai di dermaga mini
|
|
Bersantai di ketinggian 2100 mdpl, sepertinya kami kemarin sudah merasakan suhu di bawah 10 derajat.. luar biasa...
|
|
Jalan alternatip ke ranu regulo dengan mengitari panu pani
|
|
Suasana teduh, jalan setapak menuju ranu regulo dari belakang pos pendakian
|
Halaman 2 dari 9












































Komentar Terbanyak
Bandara Husein Sastranegara Beroperasi Lagi, Kertajati Jadi Bengkel Pesawat
Prabowo Beri Lampu Hijau, Bandara Husein Sastranegara Mulai Bersolek
Jokowi Dapat Gelar Baginda Pemuka Bangsa dari Keraton Kagungan Lampung, Apa Maknanya?