|
Jembatan ini pembangunannya dimulai pada tahun 1936 dan selesai pada tahun 1949. Jembatan ini pun kemudian diresmikan pada tahun 1950 oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Pertama, Drs. M. Hatta yang didampingi oleh Gubernur Sumatera, T. M. Hassan.
|
|
Selain bersejarah, pemandangan dari atas jembatan ini juga cukup indah. Barisan perbukitan yang mengelilingi Lembah Asahan terlihat jelas dari sini. Di bawah jembatan ini telihat pula aliran Sungai Asahan dengan arusnya yang deras
|
|
Jembatan ini pun merupakan lokasi titik finish etape pertama dari empat etape arum jeram Sungai Asahan. Etape yang dinamakan etape Never Ever End Rapids yang dimulai dari Desa Tangga di dekat Air Terjun Sampuran Harimau.
|
|
Meski setengah abad telah berlalu, jembatan yang memiliki ciri khas berupa pagar cor beton menjulang dengan lengkungan diatasnya ini masih berdiri kokoh hingga saat ini.
|
Halaman 2 dari 5












































Komentar Terbanyak
Kalau Budget Bukan Jadi Masalah, Mau Liburan ke Mana?
5 Alasan yang Bikin Bali 'Dijauhi' Wisatawan
Presiden Jerman Mau ke RI, Bertemu Prabowo dan Susuri Terowongan Silaturahmi