Pulau kecil yang sarat dengan sejarah ini akan menjadi tuan rumah acara bahari yang bertaraf internasional. Berbagai infrastruktur disempurnakan demi menyamankan para tamu dan wisatawan yang menghadiri acara tersebut. Rencananya, persiapan akan selesai akhir Agustus 2012 ini.
"Persiapan sedang dan masih berlanjut. Ditargetkan selesai pada akhir Agustus. Semua infrastruktur selesai akhir Agustus dan kini telah mencapai 85 persen," tutup Agung Laksono," ungkap Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono dalam Ruang Rapat Mataram di Gedung Karya, Kementerian Perhubungan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (25/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya tamu-tamu dari berbagai negara, Sail Morotai 2012 juga akan dihadiri oleh keluarga para veteran perang dari Jepang, Selandia Baru, Belanda, Australia, dan Amerika Serikat. Ini tentu menjadi nostalgia tersendiri bagi mereka.
Selain itu, melalui acara ini juga akan dibangun Museum Perang Dunia II di Morotai. Di sana akan ditampilkan jejak-jejak para sekutu saat menetap di kepulauan tersebut.
Untuk masalah akomodasi, terdapat hotel-hotel yang dapat ditempati di Ternate atau Manado. Minimnya jumlah hotel membuat tamu-tamu harus menginap di hotel-hotel Ternate dan Manado. Akan tetapi, Morotai juga menyiapkan 400 homestay untuk tamu.
"Melalui kegiatan ini, kami akan meningkatkan hubungan antara luar dan dalam negeri dari sisi emosional sejarah," kata Agung Laksono.
(shf/aff)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong