Persiapan Sail Morotai 2012 Sudah 85 Persen

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Persiapan Sail Morotai 2012 Sudah 85 Persen

Faela Shafa - detikTravel
Rabu, 25 Jul 2012 18:24 WIB
Persiapan Sail Morotai 2012 Sudah 85 Persen
Pulau morotai yang cantik (Fanny Kristiadhi /ACI)
Jakarta - 2 Bulan lagi, acara Sail Morotai 2012 digelar di Morotai, Halmahera Barat, Maluku Utara. Beragam persiapan mulai menjelang garis akhir demi menyamankan tamu dan wisatawan yang datang.

Pulau kecil yang sarat dengan sejarah ini akan menjadi tuan rumah acara bahari yang bertaraf internasional. Berbagai infrastruktur disempurnakan demi menyamankan para tamu dan wisatawan yang menghadiri acara tersebut. Rencananya, persiapan akan selesai akhir Agustus 2012 ini.

"Persiapan sedang dan masih berlanjut. Ditargetkan selesai pada akhir Agustus. Semua infrastruktur selesai akhir Agustus dan kini telah mencapai 85 persen," tutup Agung Laksono," ungkap Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono dalam Ruang Rapat Mataram di Gedung Karya, Kementerian Perhubungan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (25/7/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rencananya, acara ini akan dimeriahkan oleh 146 kapal dari 12 negara. Tamu-tamu tersebut akan diberi kesempatan tinggal di Indonesia selama 3-6 bulan lamanya.

Tidak hanya tamu-tamu dari berbagai negara, Sail Morotai 2012 juga akan dihadiri oleh keluarga para veteran perang dari Jepang, Selandia Baru, Belanda, Australia, dan Amerika Serikat. Ini tentu menjadi nostalgia tersendiri bagi mereka.

Selain itu, melalui acara ini juga akan dibangun Museum Perang Dunia II di Morotai. Di sana akan ditampilkan jejak-jejak para sekutu saat menetap di kepulauan tersebut.

Untuk masalah akomodasi, terdapat hotel-hotel yang dapat ditempati di Ternate atau Manado. Minimnya jumlah hotel membuat tamu-tamu harus menginap di hotel-hotel Ternate dan Manado. Akan tetapi, Morotai juga menyiapkan 400 homestay untuk tamu.

"Melalui kegiatan ini, kami akan meningkatkan hubungan antara luar dan dalam negeri dari sisi emosional sejarah," kata Agung Laksono.

(shf/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads