Seperti yang dilansir dari situs berita news.com, Senin (6/8/2012), pilot wanita tersebut mendapatkan masalah besar karena ulahnya. Dia menenggak minuman beralkohol setelah beberapa menit sebelum lepas landas, sehingga harus dikeluarkan dari pesawat.
Dari pihak maskapai sendiri mengumumkan, sang pilot telah dibebastugaskan terkait tindakan konyolnya pada Senin lalu. Juru bicara dari maskapai Qantas pun merahasiakan nama pilot tersebut. Akan tetapi, hingga kini masalah ini terus diselidiki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilot pesawat Boeing 767-300 itu pun langsung diturunkan di terminal bandara. Maskapai segera mengganti pilot dan melanjutkan perjalanan menuju Birsbane.
Maskapai Qantas memiliki kebijakan ketat terkait minuman beralkohol. Setiap pilot dilarang meminum minuman beralkohol sebelum menerbangkan pesawat. Kasus ini pun masih akan terus diselidiki.
(aff/fay)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong