Inilah Traveler Paling Baik di Dunia

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Inilah Traveler Paling Baik di Dunia

Faela Shafa - detikTravel
Senin, 13 Agu 2012 16:30 WIB
Inilah Traveler Paling Baik di Dunia
Daniel saat di Australia (Reddit)
Kanada - Traveling bisa berjalan atas beberapa tujuan. Ada yang murni senang-senang, mencari makna hidup, atau menolong orang lain. Daniel, pria berumur 22 tahun ini menghabiskan liburannya dengan membantu orang lain.

Fresh graduate atau mahasiswa yang baru lulus memiliki 3 hal klise yaitu mencari kerja, jalan-jalan, atau menghabiskan waktu melakukan hal yang berguna, demikian dilansir dari News.com, Senin (13/8/2012). Seorang pria asal Kanada bernama Daniel memilih untuk menghabiskan waktu menganggurnya untuk menolong orang lain dengan traveling antar negara.

Daniel memiliki status non-rev, yaitu bisa bebas terbang tanpa harus membayar tiket karena merupakan anggota keluarga inti dari pegawai maskapai penerbangan. Dengan statusnya yang sangat menguntungkan itu, ia menggunakannya untuk melakukan kebaikan kepada orang lain. Melalu jejaring sosial, Reddit, ia menawarkan jasa bantuan cuma-cuma. Selama tidak ilegal, Daniel rela membantu orang lain yang membutuhkan tenaganya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada sebuah post di Reddit, ia mengatakan, "Aku ingin memiliki pengalaman musim panas yang berbeda. Karena aku hidup di keluarga yang bekerja di maskapai, saya memiliki status non-rev. Ingin menyampaikan surat ke luar negeri? Ada yang bisa saya bantu dengan pekerjaan rumah?"

Tak lama dari situ, ada 300 post yang meminta bantuannya. Kurang dari seminggu, ia pun memulai perjalanannya. Pertama, ia terbang ke AS untuk membantu pekerjaan sehari-hari. Lalu ia ke Bangkok, Thailand, untuk mengajar bahasa Inggris di sana. Tak lama, ia traveling ke Negeri Kangguru Australia untuk membantu mencari laba-laba. Satu pekerjaan yang ia lakukan sejak perjalanan pertamanya yaitu membawa boneka bebek milik gadis berumur 8 bulan. Boneka itu akan difoto di setiap negara yang telah ia kunjungi.

Di minggu ke-11, Daniel sudah menyambangi 4 negara dan beberapa negara bagian di AS. Dalam liburannya, ia selalu membantu orang lain. Daniel membantu sebuah keluarga yang memiliki anak dengan keterbelakangan mental. Ia membantu mencuci mobil, memindahkan sofa dan membereskan kotak di rumah.

Ia traveling tidak lebih lama dari 7 hari di setiap kota. Sofa atau lantai keluarga atau orang yang ia tolong menjadi tempat untuk beristirahat dan juga tidur. Ia sengaja tidak memilih untuk tinggal di hotel atau hostel. Dalam sebuah postnya, ia kembali berkata, perjalanannya berjalan dengan lancar dan membuatnya makin down-to-earth.

Malah, ia berencana menyumbangkan uang yang ia dapat dari mendokumentasikan perjalanannya. Daniel juga berencana untuk mengadakan kerjasama dengan maskapai terkait untuk melakukan kegiatan ini dalam skala yang lebih besar. Tertarik meminta bantuan Daniel?

(shf/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads