"Kalau positif, mulai Oktober AirAsia buka penerbangan Kuala Lumpur-Lombok," kata Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (NTB) Awanadhi Aswinabawa, dalam jumpa pers di Restoran Kembang Goela, Plaza Central, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (6/9/2012) malam.
Tidak hanya AirAsia, Citylink juga akan membuka penerbangan Surabaya-Lombok. Khusus Garuda Indonesia, penerbangan menuju Lombok yang awalnya satu kali sehari, akan ditambah frekuensinya menjadi 3 kali sehari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awan menambahkan, sampai hari ini, ada sekitar 6 penerbangan langsung dari Jakarta-Lombok, 7 kali untuk rute Surabaya-Lombok, dan 12 kali untuk rute Denpasar-Lombok.
"Ada juga 18 fast boat dari Bali ke Gili Trawangan," kata Awan.
Peningkatan fasilitas transportasi tak hanya berlaku di penambahan frekuensi penerbangan, tetapi juga dari segi infrastuktur. Bandara Internasional Lombok rencananya akan diperluas.
"Landasan pesawat di bandara yang tadinya 2.700 m2 akan ditambah menjadi 3.000 m2," jelas Awan.
Menurutnya, kini akses menuju Lombok juga semakin mudah untuk para wisatawan. Letak bandara di tengah pulau memberikan kemudahan bagi turis yang ingin berlibur di Pulau Lombok.
(sst/sst)










































