"Pertama, semoga persepsi Ambon tidak aman bisa hilang, karena Ambon bagus di alam dan lainnya," kata Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar dalam jumpa pers Pesta Teluk Ambon di lantai 17, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta.
Menurutnya, cara pengembangan pariwisata di Ambon dapat dilakukan dengan dua hal. Cara pengembangan itu adalah dengan acara budaya dan olahraga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walau Ambon Jazz Festival masih terdengar asing, namun acara ini dinilai sangat bagus oleh Wamenparekraf. Dia juga mengungkapkan, Ambon punya potensi untuk acara tersebut karena kebanyakan penduduk di sana bersuara indah.
Di bidang olehraga, Ambon unggul dengan olahraga baharinya. Beberapa teluk di sana bagus untuk menjadi arena lomba perahu. Ditambah keindahan alamnya, para peserta yang ikut berlomba akan jatuh cinta dengan keindahan bahari di Ambon. Tak hanya itu, Ambon kaya akan ikan. Hal ini pun dapat didorong untuk mengikuti International Fishing Game.
"Lomba perahu di Pesta Teluk Ambon itu potensi, kalau bisa diikuti peserta internasional, itu bagus sekali untuk meningkatkan Ambon. Potensi ini kita ingin dorong bersama pemda dan pemerintah pusat," tegas Sapta.
Jika dilihat dari segi lokasi, Australia bisa menjadi pasar wisata bagi Ambon karena lokasinya yang dekat. Darwin-Ambon dianggap sangat strategis. Melalui keindahan pantainya, Ambon bisa mengajak turis asal Darwin datang liburan ke Ambon.
"Kalau di Darwin kan suka ada buaya, kalau Ambon kan gak ada, jadi ada baiknya di Ambon ada tempat khusus yang bisa dipakai orang Australia untuk liburan," jelas Sapta.
Nah, satu lagi yang bisa mengundang banyak wisatawan untuk datang ke Ambon, yaitu kuliner. Ambon memiliki makanan yang lezat, seperti ikan bakarnya yang fresh, dan aneka seafood. Sapta pun optimis, melalui ini semua, Ambon bisa terkenal di mata wisatawan dunia.
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica