Kim memotret dirinya sendiri berlatar aneka lanskap liar. Foto-foto perjalanannya menyiratkan kekontrasan, tapi tetap indah.
Kim adalah seniman belasteran Korea-Amerika yang berdomisili di Hong Kong. Bagai alter ego, Kim membuat satu karakter baru dalam dirinya yang bernama Suitman. Ciri-cirinya mudah: Suitman selalu mengenakan jas hitam kemanapun ia traveling.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu itu saya mengenakan jas. Jadi saya memutuskan untuk memakai jas itu setiap hari dan melihat reaksi orang-orang," kata Kim dalam situs CNNGo yang dikunjungi detikTravel, Rabu (10/10/2012).
Sepanjang perjalanan, Kim mulai memotret diri sendiri dengan beragam latar. Di sebuah Taman Nasional misalnya, ia mendapat respon yang aneh dari orang-orang di sekitarnya. Tapi, justru reaksi orang-orang inilah yang membuat Kim enggan berhenti menjadi Suitman.
"Saya makan dan tidur dengan jas itu. Saya sudah melakukannya selama 20 tahun," jelas Kim.
Lima tahun belakangan, Kim memutuskan untuk traveling 2 atau 3 kali dalam setahun. Sampai saat ini, negara terakhir yang dikunjungi Kim adalah India.
Di daerah Munnar, Kim menemukan poster Bollywood tua. Ia pun memutuskan untuk mencari orang yang selama bertahun-tahun mengecat poster film Bollywood. Kim berkata, ia sangat senang saat menemukan seniman lain selama perjalanannya dan berbagi cerita tentang hasil karya mereka.
"Saya selalu membawa kamera, buku sketsa, dan jurnal. Saat pulang, saya akan membuat fotokopi berwarna dan mengirimnya ke orang-orang yang saya temui sepanjang perjalanan," jelasnya.
Foto-foto perjalanan Kim benar-benar tampak kontras sekaligus indah. Di Manzhouli, China, sang Suitman memotret dirinya sendiri berlatar sebuah bangunan antik, berwarna biru muda, yang berdiri di tengah gurun pasir.
"Setelah berkendara berhari-hari melewati padang rumput dan pasir, saya memasuki kota perbatasan Rusia di Inner Mongolia dan melihat bangunan ini. Tak ada apa pun di sekelilingnya. Saya bertanya kepada pemandu dan ia menjawab, ini adalah museum Faberge. Tapi, bangunan ini kosong," tutur Kim.
Foto super keren lainnya diambil saat Kim menyaksikan festival pacuan kuda di Dornod, Mongolia. Berlatar kuda-kuda dan langit biru cerah, Kim tampak santai saja mengenakan jas hitam dan kacamatanya. Katanya, "Saya sangat suka awan di belakang saya."
Saat sang Suitman sedang traveling ke Mesir, ia meminta pemandu untuk mengantarnya ke tempat paling terpencil. Hasilnya, sebuah foto yang sangat kontras antara Kim yang rapi dengan lanskap gurun di belakangnya. Tempat paling terpencil di Mesir itu adalah Western Desert.
12 Oktober 2012 nanti, Kim akan menggelar pameran berjudul "Suitman Was Here" di Lorenzetti Gallery Leon, Prancis. Akhir Oktober 2012 mendatang, pameran akan kembali digelar di Singapura. Konsistensi Kim selama 20 tahun sebagai Suitman ini patut diacungi jempol. Dialah traveler paling rapi sedunia!
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Desa dengan Hujan Abadi, Hampir Tak Pernah Melihat Matahari
Bayangkan Hidup Tanpa Matahari: Kisah Desa dengan Hujan 'Abadi'
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel