"Mie aceh dengan kepitingnya itu.. Wow..!" kata Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Sapta Nirwandar saat jumpa pers Visit Aceh 2013 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (12/11/2012) malam.
Mie aceh memang jadi salah satu suguhan makanan pada acara kali itu. Sapta pun mengakui kuliner Aceh sangat nikmat, terutama mie kepiting dan makanan penutup berupa ketan manis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah setempat menggelar Visit Aceh 2013 bertujuan untuk menggaet wisatawan domestik dan mancanegara untuk berkunjung ke provinsi di ujung barat Indonesia. Selain itu, Visit Aceh 2013 juga bertujuan untuk meningkatkan perekonomian rakyat lewat sektor pariwisata.
Untuk mengisi tahun kunjungan wisatawan ini, Aceh akan menggelar beragam kegiatan seperti kompetisi rafting internasional di Sungai Alas, Tour de Aceh Bicycle di Banda Aceh, dan kompetisi surfing internasional di Pulau Semeulue.
Lewat beragam ajang tersebut, wisatawan akan diperkenalkan dengan alam, budaya, dan kuliner khas Aceh. Sapta menekankan, wisata kuliner di Aceh bukanlah bisnis main-main. Potensinya sangat besar untuk peningkatan pariwisata setempat.
"Ayam tangkap (ayam yang dimasak dengan bumbu dan teknik khas Aceh-red) lebih enak dari fried chicken. Orang-orang juga minum cappucino, espresso, padahal ada kopi gayo yang tak kalah nikmat," imbuh Sapta.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Bule yang Ngamuk Dengar Warga Tadarusan di Gili Trawangan Ternyata Overstay
Viral 'Tembok Ratapan Solo', Politisi PSI: Bukti Jokowi Dicintai
Bandara Mencekam, Penumpang Panik-Ketakutan Saat Bos Kartel Tewas