Operator travel bernama Wish di Inggris memberikan penawaran sekaligus kesempatan pada turis untuk menjadi bagian dari kerusuhan, dari situs The Telegraph, Kamis (22/11/2012). Di sini, peserta tur akan benar-benar merasakan berada di dalam sebuah situasi demonstrasi.
Dalam situs resminya, Wish mengatakan traveler bisa merasakan sensasi berdiri di bawah rentetan puing-puing, bergerak maju ke depan menerobos pusaran asap yang biasa ada dalam sebuah kerusuhan. Kebisingan, api, asap, dan ketakutan adalah tema utama tur ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam tur ini, traveler akan mengenakan pelindung tubuh, memegang pentungan, dan perisai yang digunakan untuk menghindari bom molotov. Staf akan melemparkan bom-bom molotov kepada mereka. Semua barang yang digunakan sudah terjamin keamanan dan kualitasnya. Bahkan, itu adalah barang yang biasa digunakan para polisi dan tentara saat bertugas mengamankan demonstrasi.
Ini memang bukan tur sembarangan. Di sini traveler akan diajarkan tentang dasar-dasar manajemen kerusuhan dan pengendalian massa serta mendapat pelatihan langsung dari tenaga profesional. Tenaga pengajar di sini antara lain mantan militer dan polisi yang sudah kawakan.
"Kami mengajarkan dasar-dasar manajemen kerusuhan dan menawarkan wawasan ke dalam situasi ini. Ini sudah mendapat persetujuan dengan polisi," kata pendiri Wish, Richard Kershaw.
Jadi, tur ini bukan untuk mengajak traveler memancing keributan. Bahkan di situs resminya mereka mengklaim, tidak mendorong siapapun untuk melakukan kerusuhan. Menghasut untuk membuat kerusuhan merukan tindak pidana.
Operator tur ini memiliki standar keamanan yang tinggi dan sudah termasuk dengan asuransi. Namun pihak operator tidak menjamin para turis tidak akan terluka sedikitpun. Malah, jika Anda takut terluka, Wish menyuruh untuk tidak ikut tur ini.
Namun, wisata tidak biasa ini telah membuat marah warga kota kecil di Inggris, Droitwich, di mana tur ini dilakukan. Mereka telah menyerukan polisi lokal untuk melarang kegiatan ini. Tertantang mengikuti liburan berisiko ini?
(ptr/shf)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica