Aksi ancaman mogok senyum para pramugari Cathay Pacific memang bukan tanpa alasan. Mereka menuntut kenaikan gaji sebesar 5 persen di akhir tahun ini. Dikhawatirkan, aksi ini juga bisa mengganggu jadwal penerbangan maskapai yang berbasis di Hong Kong ini.
"Mereka (red: pramugari) mengancam untuk tidak tersenyum kepada penumpang, tidak menyediakan beberapa jenis minuman, seperti alkohol, atau bahkan berhenti melayani makanan," ungkap Sekretaris Jenderal Cathay Pacific, Tsang Kwok-fung kepada AFP yang dikutip detikTravel dari News Australia, Rabu (12/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penumpang tetap bisa sampai di tujuan mereka, tapi mereka harus membayar kelas bintang lima untuk fasilitas bintang tiga," jelasnya.
Aksi para awaknya ini dianggap Cathay Pacific sebagai hal yang wajar. Protes itu dipicu oleh pengumuman dari pihak maskapai yang akan memberikan kenaikan gaji hanya 2 persen di tahun 2013. Sementara itu, para pramugari menginginkan kenaikan sebesar 5 persen.
Pada hari Senin kemarin, sekitar 6.000 karyawan serta pimpinan Cathay Pacific melakukan perundingan. Tapi belum ada titik temu. Malahan, para pramugari mengancam untuk mogok senyum sepanjang libur Natal dan Tahun Baru mendatang.
Pihak maskapai telah memohon agar awaknya tidak melakukan aksi mogok senyum. Mereka juga meminta agar para pramugari memahami situasi sulit yang sedang dihadapi Cathay Pacific saat ini.
Seperti yang diketahui, Cathay Pacific sedang mengalami kerugian besar di tahun ini. Maskapai ini kehilangan HKD 935 juta (Rp 1 triliun) karena harga bahan bakar yang tinggi.
(aff/fay)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
PDIP Vs PSI Soal Jokowi Jalani Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung
Di Lampung, Jokowi Jalani Tradisi Injak Kepala Kerbau