Perlakukan Buruk Anak Sakit, Ryanair Di-bully di Twitter

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Perlakukan Buruk Anak Sakit, Ryanair Di-bully di Twitter

Fitraya Ramadhanny - detikTravel
Jumat, 14 Des 2012 07:30 WIB
Perlakukan Buruk Anak Sakit, Ryanair Di-bully di Twitter
Ryanair (ilovestudyabroad.com)
Dublin - Maskapai murah Eropa, Ryanair kembali mendapat kritikan publik. Kali ini gara-gara perlakuan maskapai terhadap sekelompok anak-anak dengan kondisi kesehatan kritis, yang akan terbang ke Disneyland Paris.

Anak-anak dengan masalah kesehatan ini diberangkatkan oleh Share a Dream Foundation setelah mereka menerima penghargaan Irish National Children of Courage awards. Seperti dilansir News Australia, Jumat (14/12/2012), mereka terbang dari Bandara Dublin, Irlandia.

Namun, mereka mendapatkan pengalaman tidak mengenakan saat check in. Petugas check in Ryanair meminta mereka mengepak ulang tas-tas rombongan dengan alasan kelebihan berat dari jatah 15 kg. Padahal tas itu kelebihan berat demi membawa obat-obatan anak-anak yang sakit ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keluarga yang ikut serta pun merasa terhina dengan perlakuan ini. Share a Dream Foundation mengatakan tindakan Ryanair memalukan. Mereka curhat lewat Twitter dan Ryanair pun di-bully publik di jejaring sosial itu.

"Ah Ryanair, lagi-lagi menampar muka mereka sendiri," kicau Rick O'Shea
"Tindakan memalukan dari Ryanair menjelang Natal. Anak-anak ini dan keluarganya berhak mendapatkan pelayanan yang lebih baik," kicau Barry Meehan.

Namun ada juga kicauan di Twitter yang meminta keluarga anak-anak ini berhati-hati dengan aturan bagasi Ryanair yang ketat. Ryanair menyesali insiden itu, namun mengingatkan soal aturan bagasi mereka.

"Kami sejujurnya menyesalkan ketidaknyamanan yang terjadi, tapi mereka (keluarga anak sakit) jadinya tidak membayar biaya kelebihan bagasi," kata Jubir Ryanair.

Kilah dia, rombongan tersebut harusnya tahu dengan kebijakan bagasi check in Ryanair saat sedang booking tiket pesawat. Semua orang hanya boleh check in dengan satu tas maksimal 15 kg.

8 Anak-anak sakit ini adalah penerima penghargaan National Children of Courage. Mereka adalah penderita leukaemia, kondisi medis yang langka dan 2 anak dengan ginjal donor. Seharusnya Ryanair memang mengistimewakan mereka.

(ptr/fay)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads