Dari USA Today, Rabu (16/1/2013), Federal Aviation Administration (FAA) akan menerapkan peraturan baru. Yaitu, pilot dan co-pilot yang sedang bertugas tidak boleh menggunakan gadget selama sedang terbang. Gadget tersebut termasuk tablet dan juga laptop.
Sejak tahun 1981, FAA melarang penggunaan gadget oleh para pilot saat parkir, take off atau landing. Pada ketinggian di bawah 10.000 kaki, kokpit harus steril dari segala bentuk aktifitas yang tidak berhubungan dengan penerbangan pesawat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Konsepnya sama seperti menyetir. Anda tidak boleh sms-an saat menyetir," demikian menurut seorang mantan pilot senior bernama John Cox.
Peraturan ini diambil berdasarkan data kecelakaan pesawat karena kelalaian pilot. Pada Oktober 2009, pesawat Northwest Airlines terbang 240 km lebih jauh dari tempat seharusnya karena pilot sedang asyik dengan laptopnya.
Pada Februari 2009, seorang co-pilot mengirim sms dari ponselnya 5 menit sebelum take off. Penerbangan akhirnya berakhir tragis dengan memakan nyawa sebanyak 50 orang. Karena itulah, FAA akhirnya melarang seluruh kegiatan yang berhubungan dengan gadget selama pilot sedang bertugas.
Namun para maskapai tetap mencari celah dari peraturan ini. Mereka sengaja memberikan iPad kepada pilotnya agar tak perlu membawa kertas-kertas dokumen. Setidaknya menghilangkan 15 kg kertas per tahun di satu penerbangan bisa menghemat USD 1,2 juta per tahun.
Apakah peraturan ini akan dipatuhi pilot atau tidak? Kita lihat nanti.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
PDIP Vs PSI Soal Jokowi Jalani Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung
Di Lampung, Jokowi Jalani Tradisi Injak Kepala Kerbau