Sebelumnya, pada Kamis (17/1) kemarin Garuda sudah mengumumkan akan memfasilitasi penumpang yang tertinggal pesawat untuk mendapatkan penerbangan selanjutnya. Sekaligus Garuda juga meminta penumpang datang lebih awal ke bandara.
VP Corporate Communications PT Garuda Indonesia, Pujobroto dalam rilis kepada detikTravel, Jumat (18/1/2013) mengatakan Garuda masih menyiapkan aneka kemudahan lain untuk menyikapi banjir ini. Penumpang yang terlambat dan dialihkan ke pesawat selanjutnya tidak dikenakan biaya Cancellation Fee.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Pujobroto, Untuk menjamin kelancaran operasional penerbangan, Garuda Indonesia mengimplementasikan rencana cadangan. Hal ini khususnya menyangkut operasional penerbangan, jadwal penugasan dan penjemputan awak pesawat, serta rotasi pesawat.
"Garuda Indonesia telah memajukan lebih cepat jadwal penjemputan awak pesawat ke bandara, menyiapkan awak pesawat cadangan di bandara, dan menginapkan awak pesawat yang memiliki jadwal penerbangan terdekat dalam 24 jam di hotel-hotel di sekitar bandara," kata dia.
Sekali lagi, Pujobroto mengingatkan kembali kondisi jalanan dan tol menuju bandara yang padat dan aneka masalah banjir di Jakarta. Penumpang dimohon mempersiapkan waktu lebih untuk pergi ke bandara dan bersiap dengan waktu tempuh ke bandara yang lebih lama.
"Agar dapat tiba lebih awal di Bandara Soekarno-Hatta, agar tidak tertinggal pesawat dan demi kenyamanan," tutup Pujobroto.
(aff/fay)










































