Pembukaan Pasar Imlek Semawis di Semarang Disambut Meriah

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Pembukaan Pasar Imlek Semawis di Semarang Disambut Meriah

Angling Adhitya Purbaya - detikTravel
Kamis, 07 Feb 2013 10:36 WIB
Pembukaan Pasar Imlek Semawis di Semarang Disambut Meriah
Pasar Imlek Semawis 2013 dibuka dengan tarian Pelangi dilanjutkan penabuhan genderang oleh Gubernur Jateng (Angling/ detikTravel)
Semarang - Para wisatawan yang mengunjungi Pasar Semawis Semarang tampak serius memerhatikan boneka tangan di rumah panggung Wayang Potehi. Inilah salah satu pagelaran yang paling diminati di Pasar Imlek Semawis.

Maria Vivian (11) dan adiknya Kelly Yumico (9) nampak serius memperhatikan boneka tangan berwujud prajurit Cina yang menari di rumah panggung wayang Potehi. Pagelaran wayang tersebut menjadi idola anak-anak yang mengunjungi pasar Semawis Semarang.

"Suka sekali nonton wayang Potehi. Kalau ke sini nonton, soalnya setahun sekali," kata Kelly kepada detikTravel di pasar Semawis Semarang, Rabu (6/2/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lucu, seru apalagi waktu wayangnya mengobrak-abrik kursi di panggung," timpal Maria.

Tidak hanya wayang Potehi, 80 stan lainnya juga ikut menyemarakkan acara yang digelar untuk merayakan Tahun Baru China 2564. Pasar Semawis digelar dari tanggal 6-8 Februari 2013 mulai pukul 09.00-22.00 WIB.

"Ini pasar imlek yang digelar kesepuluh kalinya di Semarang," kata Ketua Panitia, Haryanto Halim.

Ragam stan dari kuliner, ramal hingga photobooth telah siap melayani pengunjung. Diawali dari gapura masuk pasar Semawis di Jl Wotgandul Timur, pengunjung langsung disuguhi puluhan menu kuliner, henna, ramalan, dan catur cina.

Berlanjut ke Jl Gambiran yang digunakan sebagai panggung utama. Di sanalah Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo dan Plt Walikota Semarang, Hendrar Prihadi membuka secara resmi Pasar Imlek dengan menabuh genderang dan membunyikan simbal tadi malam. Mereka juga disuguhi tarian Pelangi dari kelompok Nusantara yang memperlihatkan berbagai tarian daerah di dunia yang dirangkai jadi satu.

Di panggung utama itu juga digunakan untuk berbagai lomba yang sudah disiapkan, contohnya lomba masak, modern dance dan masih banyak lagi. Rencananya di panggung utama akan diselenggarakan Operet Yue Fe yang menceritakan asal usul Cakue pada hari terakhir, Jumat (8/2) pukul 18.30 WIB.

Setelah mengikuti kegiatan di panggung utama Jl Gambiran, pengunjung bisa meneruskan berbelanja di Jl Gang Besen. Sementara Untuk wayang Potehi, lokasinya diletakkan di tengah jalur pasar yaitu di Gang Tengah pada pukul 14.00-16.00 WIB dan 19.30-21.30 WIB.

Acara pada hari pertama pembukaan, Rabu (6/2) cukup meriah. Ratusan orang berdesak-desakkan sejak sore hari hingga ditutup pukul 22.00 WIB. Stan yang paling banyak dibanjiri pengunjung adalah stan makanan yang menyediakan puluhan menu berbeda. Antrian juga terlihat di stan karikatur dan pernak pernik khas Imlek.

(sst/sst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads