Opera House ini tentu bukan dicat merah, melainkan dengan tata lampu khusus yang disorot ke gedung terkenal itu. Sydney ikut menyambut Imlek sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat China-Australia di negara bagian New South Wales.
Perubahan warna ini dilakukan dalam seremoni yang ditandai dengan pemukulan gong di Sydney Harbour oleh Premier New South Wales, Barry O'Farrell dan Konjen China untuk Australia Duan Jielong. O'Farrell, yang memakai baju satin tradisional China berwarna hitam, mengatakan New South Wales memiliki populasi etnis Tionghoa paling banyak di Australia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diperkirakan ada 80.000 wisatawan China yang berliburan Imlek di Australia. Kebanyakan dari mereka menghabiskan liburan Imlek itu di Sydney.
"Sydney Opera adalah karya arsitektur ternama dan simbol Australia di mata orang China," kata Duan dalam kesempatan yang sama.
Dia berharap, perubahan Sydney Opera menjadi merah, akan membawa pesan persahabatan yang disambut warga etnis Tionghoa di seluruh dunia. Meskipun hujan, wisatawan dan warga Sydney tidak mau melewatkan kesempatan untuk memfoto Sydney Opera House yang menjadi merah.
(fay/aff)











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Ketika Perbedaan Bahasa Indonesia-Malaysia Mengundang Tawa
Indonesia Bakal Punya Negara Tetangga Baru, Siap Merdeka di 2030