Beberapa tahun ke depan, Brasil bakal kebanjiran turis. Tak hanya sebagai tuan rumah di Piala Dunia 2014, Brasil juga bakal menjadi tempat dihelatnya Olimpiade 2016. Salah satu kawasan yang bakal ramai pengunjung adalah kawasan pantai elite Leblon, Rio de Janeiro.
Sebelumnya, kawasan ini sudah sangat terkenal dengan motel seksnya. Tak ingin membuat wisatawannya pulang dengan kecewa, Brasil bakal menyulap motel-motel sederhana tersebut menjadi hotel sungguhan. Dari 60 motel seks di sana, Shalimar adalah salah satunya. Motel ini sudah merenovasi 30 kamar dari 62 kamar yang ada, seperti yang dilihat detikTravel dari News Australia, Senin (25/2/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semua itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan jumlah kamar hotel di Rio. Mau tidak mau, motel seks pun harus digunakan untuk menampung wisatawan.
"Kami memiliki 16 ribu kamar, atau dua kali lipat dari yang kami janjikan kepada Komite Olimpiade Internasional. Kami bahkan akan menggunakan motel seks. Ini adalah sesuatu yang baru. Ini bisa menjadi sebuah petualangan bagi pasangan kekasih, kesempatan untuk pengalaman baru," ungkap Wali Kota Rio de Janeiro, Eduardo Paes.
Rio de Janeiro adalah kota metropolitan dengan 6 juta penduduk. Saat ini, kota terbesar keempat di dunia tersebut memiliki 32.436 kamar, terdiri atas 20.414 kamar hotel dan sisanya adalah kamar motel, apartemen, losmen, dan hostel. Bahkan pada tahun 2015, targetnya sudah ada 47.788 kamar tersedia di Rio de Janeiro.
"Motel akan menjadi pilihan bagi mereka yang datang ke Rio," kata Presiden Asosiasi Industri Hotel Brasil (ABIH-RJ), Alfredo Lopes.
Biasanya, saat penyelenggaraan acara tertentu seperti karnaval, tahun baru, KTT Bumi 1992, dan kunjungan mendiang Paus Yohanes Paulus II tahun 1997, motel seks di Rio de Janeiro ramai didatangi turis. Maka di Piala Dunia 2014 mendatang, bukan tidak mungkin motel dan hotel seks di Brasil bakal ramai pengunjung.
(sst/sst)










































