Ragam Alasan Mengapa Ingin Traveling Sendirian

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Solo Traveling

Ragam Alasan Mengapa Ingin Traveling Sendirian

Faela Shafa - detikTravel
Rabu, 27 Feb 2013 07:55 WIB
Ragam Alasan Mengapa Ingin Traveling Sendirian
Dok. Thinkstock
Jakarta - Selalu ada alasan atas sesuatu, termasuk saat ingin solo traveling. Beragam alasan dan tujuan mendukung perjalanan, berikut beberapa alasan para traveler untuk menjelajah destinasi sendirian.

Meski banyak keterbatasan, traveling sendiri memiliki tantangan tersendiri. Inilah macam-macam alasan para traveler yang jalan-jalan seorang diri, disusun oleh detikTravel, Rabu (27/2/2013).

Anin, seorang traveler, pernah menyusur Pulau Sumatera dari Aceh sampai Lampung. Tujuan jalan-jalan sendiri adalah karena ingin melepas penat. Selama kurang lebih 2 minggu, ia juga traveling untuk melupakan masalah hidup yang ada dan yang paling utama, karena haus petualangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kenapa harus sendiri, karena ingin mencoba semua sendirian. Tidak terkait dengan orang lain, bisa melakukan sesuatu atas kehendak sendiri, nggak perlu mikirin orang lain," tutur Anin kepada detikTravel.

Beda lagi dengan alasan yang dipakai Achiedz untuk traveling sendirian adalah karena patah hati. Destinasi tujuannya adalah Bali dan saat di sana, ia pun menemukan teman senasib yang sama-sama patah hati.

Mutia yang saat ini sedang menjelajah ke Saigon, Vietnam dan Siem Reap di Kamboja pun memiliki alasan tersendiri untuk traveling sendirian. Menurutnya, traveling sendirian memungkinkan dirinya untuk bertemu dengan teman baru.

"Walau deg-degan karena sendiri, tapi penasaran, karena pasti banyak turis yang traveling sendiri, tujuannya sama yaitu mencari teman baru," kata Mutia.

Intan, wanita berumur 21 tahun ini memiliki resolusi harus berani traveling sendiri. Keinginannya pun terwujud dan ia melancong ke beberapa negara di Asia Tenggara antara lain, Malaysia, Thailand, dan Kamboja. Alasan traveling sendiri selain merupakan resolusinya adalah ingin mencari ketenangan dan juga jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang ada di kepalanya.

"Dengan traveling sendiri seperti ini, saya ingin tahu siapa yang sayang sama saya," ucapnya.

Mensyukuri hidup bisa melalui beberapa hal, salah satunya traveling sendiri. Kira-kira begitulah yang dirasakan Nurul yang memiliki nama panggilan Uun. Menurutnya, itu jadi kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Orang yang baru dikenal akan lebih terbuka dalam menilai pribadi kita.

"Di negara yang tidak ada satu orang pun yang mengenal saya, maka hanya diri kita sendiri yang bisa menolong memecahkan masalah apa saja yang dihadapi dalam perjalanan," kata Uun.

Bagi Dinoy, solo traveling berarti menjajal pengalaman baru. Saat ke Bangkok, ia juga ingin mencoba jalan-jalan ke tempat jauh sendirian, sekaligus melatih mental.

Ada alasan mendalam, ada juga alasan yang lucu. Salah satunya kisah Amdi yang traveling sendiri ke Yogyakarta karena ingin makan gudeg. Tanpa pikir panjang, ia menghabiskan waktu liburan selama 2 hari 1 malam untuk menikmati seporsi makanan favoritnya di Kota Gudeg.

Beda lagi dengan Vindhya. Karena tak sabar menunggu teman lain, Vindhya pun berangkat liburan sendiri. Waktu itu, ia ke Bukit Lawang di Sumatera Utara selama 3 hari.

"Karena kalau menunggu teman, nggak akan berangkat," katanya.

Hal yang sama juga diungkap oleh Robbie. Menurutnya yang waktu itu traveling ke Ngarai Sianok di Sumatera Barat, akan lebih lama jika menunggu teman-teman.

"Traveling sendiri itu lebih cepat dan simpel," tuturnya.

(shf/shf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads