Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penurunan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada Januari 2013, sebesar 5,88%. Dari 614,3 ribu menjadi 652,7 ribu wisman. Hal tersebut dikarenakan cuaca ekstrem yang terjadi di dalam negeri.
"Pariwisata terganggu karena cuaca yang ekstrem di beberapa tempat wisata," ungkap Kepala BPS, Suryamin saat konferensi pers di Gedung BPS, Jakarta, Jumat (1/3/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi ada faktor seasonal, di mana Desember merupakan peak season sedangkan Januari low season," cetusnya.
Wisman ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai pada Januari 2013 turun 8,08% dibandingkan Januari 2012. Dari 249,7 ribu menjadi 229,6 ribu wisman. Dibandingkan dengan Desember 2012, jumlahnya pun turun 13,17%.
Akan tetapi, persentase penurunan tertinggi ada di Pelabuhan Tanjung Pinang di Pulau Bintan sebesar 41,84%. Kemudian diikuti pintu masuk Entikong di Pontianak turun 41,14%, dan Bandara Sam Ratulangi di Manado turun 39,35%.
Sementara itu, dari 614,3 ribu wisman yang datang ke Indonesia pada Januari 2013, wisman asal Malaysia mencatat persentase tertinggi yaitu 14,25%.
"Selanjutnya Singapura 13,24%, Australia 11,83%, China 9,64% dan Jepang 5,77%," pungkas Suryamin.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Bule yang Ngamuk Dengar Warga Tadarusan di Gili Trawangan Ternyata Overstay
Viral 'Tembok Ratapan Solo', Politisi PSI: Bukti Jokowi Dicintai
Sejarah Tembok Ratapan yang Asli: Tempat Suci Umat Yahudi