Seorang pengusaha bernama Stephen Morris berkisah, kebanyakan penerbangan ke Brisbane dalam beberapa bulan terakhir terpaksa berputar-putar di langit sebelum mendarat. Ini karena pesawat menunggu giliran mendarat akibat lalu lintas pesawat yang tinggi.
"Biasanya kalau sudah sampai Gold Coast, pilotnya memberi pengumuman kalau pendaratan ditunda. Penumpang mulai pasang taruhan bakal berapa lama penundaan itu terjadi," kata Morris seperti dilansir News Australia, Senin (4/3/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengalaman saya, penerbangan selalu delay 40 menit sampa 1 jam. Bahkan penerbangan terakhir, pesawat sampai dialihkan ke Gold Coast untuk isi bahan bakar. Akibatnya penerbangan Sydney-Brisbane jadi tiga jam," keluh traveler ini.
Data dari News Australia menyebutkan lebih dari 2,5 juta penumpang terkena delay pesawat di Bandara Brisbane tahun 2012 lalu. Data The Courier-Mail menyebutkan untuk penumpang Qantas saja ada 500.000 traveler yang terkena delay.
Penumpang menuntut aneka perbaikan pelayanan Bandara Brisbane, mulai dari landasan pararel dan aneka solusi jangka panjang. Meskipun demikian, pihak bandara mengklaim mereka masih sanggup menerima penerbangan tambahan. Serius?
(ptr/sst)












































Komentar Terbanyak
Viral Baling-Baling Pesawat Diikat Cable Tie, Wings Air Buka Suara
Arahan Prabowo, Bandara Husein dan Adi Sutjipto Diaktifkan Lagi untuk Penerbangan Sipil
Bandara Husein Bangkit Lagi? Farhan Senyum Lebar Dapat Sinyal dari Prabowo